Anak Kecil Tewas Karena Ibu Sibuk Bermain Telepon Selular

by -113 views
Anak Kecil Tewas Karena Ibu Sibuk Bermain Telepon Selular
Anak Kecil Tewas Karena Ibu Sibuk Bermain Telepon Selular

Seorang anak berusia 6 tahun berinisial SL, warga singapura tewas tenggelam di kolam renang saat sedang berlatih renang. Kejadian SL tenggelam tak diketahui oleh penjaga kolam dan sang ibu kandung karena mereka sedang sibuk bermain telepon selular.

SL berlatih renang di kolam renang umum Kallang Basin. Sang instruktur yaitu Yeo Chwee Chuan memberikan papan selancar untuk SL belajar berenang. SL pun diminta untuk berenang ke tengah kolam dengan menggunakan papan selancar itu.

Melihat SL bisa melakukan instruksi yang diberikan, sang instruktur pun berpaling membantu murid lain yang juga sedang berlatih berenang. Namun, saat di tengah perjalanan sedang berenang, SL ternyata justru tenggelam tanpa ada seorang pun yang menyadarinya.

Sang instruktur sibuk membantu murid lain belajar berenang, sementara ada dua orang penjaga kolam yang bertugas terlihat duduk santai di kursi seambil bermain telepon selular. Ibu dari SL yang berada tak jauh dari kolam pun sedang sibuk bermain telepon selular.

Beberapa menit kemudian, salah seorang wanita yang berada tak jauh dari kolam melihat SL sudah mengapung di atas air tak sadarkan diri. Penjaga kolam yang mendapatkan laporan dari pengunjung itu pun langsung memberikan napas buatan untuk SL.

SL langsung dilarikan ke rumah sakit. Ia tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di rumah sakit selama 20 hari sampai akhirnya dinyatakan oleh dokter meninggal dunia.

Kecaman Dari Petugas Kepolisian

Petugas kepolisian Kamala Ponnampalam pun menyebut orang dewasa yang berada di sekitar kolam renang telah lalai hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia. 

“Lifeguard seharusnya tidak terganggu dengan menggunakan perangkat peribadinya atau melakukan percakapan sia-sia. Ia seharusnya tidak meninggalkan tempat jaganya dalam posisi tak diawasi. Tenggelam diketahui terjadi dengan begitu cepat dan berhenti dengan durasi waktu antara 20 hingga 60 detik,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kamala juga mengecam instruktur Yeo yang telah lalai dan tidak profesional dalam melatih renang anak-anak. Seharusnya, untuk anak yang baru belajar renang dan belum mahir sebaiknya mendapatkan pengawasan penuh dari instruktur.

Pada beberapa waktu, menangani lebih dari satu siswa sudah menyalahi aturan. Idealnya untuk anak terutama bukan perenang mahir harus selalu berada dalam jangkauan lengan (instruktur),” tambah Kamala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *