Berikut Adalah Beberapa Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan

 
Bagikan artikel ini

Kucing merupakan hewan yang menggemaskan. Bentuk dan tingkah lakunya yang lucu kerap menjadi alasan beberapa orang memeliharanya. Namun ketika kucing mulai berjumlah banyak kadang kala Kamu pasti bingung untuk membedakan antar jenis kelamin. Apalagi bila kondisi masih kecil tentu makin sulit. Sebetulnya ada berbagai macam cara membedakan kucing betina dan jantan yang simpel yang bisa diikuti seperti berikut ini.

Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan
Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan

Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan Dilihat dari Bentuk Fisik

Untuk dapat membedakan jenis kelamin kucing membutuhkan beberapa cara yang harus diikuti. Langkah yang paling efektif untuk mengetahuinya yaitu melalui pemeriksaan langsung dari bentuk fisik kucing. Di bawah ini akan disampaikan urutan tahapan dalam membedakan jenis kelamin kucing.

Mendekati kucing

Bila ingin memeriksa bentuk fisik tentu Kamu harus melakukan kontak fisik dengan satwa lucu tersebut. Jika kucing tersebut peliharaan pribadi mungkin tidak susah untuk melakukannya. Namun tidak semua kucing mudah didekati terutama apabila bukan hewan peliharaan. Maka dari lakukan pendekatan secara perlahan hingga kucing mau menyambut mendekati Kamu. Hal paling penting adalah Kamu jangan memaksakan kehendak saat melakukannya. Jika memang anabul tidak mau dipegang maka ikuti tahapan selanjutnya.

Mengangkat ekor kucing

Cara membedakan kucing betina dan jantan paling efektif memang harus mengecek langsung alat kelaminnya. Sayangnya untuk melakukan itu tidaklah menjadi perkara mudah. Apalagi bila Kamu bertemu dengan kucing yang tidak biasa dipegang manusia. Jika demikian Kamu bisa meminta bantuan orang lain untuk membagi tugas bersama. Cara penerapan dapat berupa ada yang memegang kaki bagian depan lalu rekan satu lagi mengangkat ekor.

Baca juga:  Penyebab Jamur Pada Kucing Yang Wajib Diketahui

Penerapan langkah di atas tentu sedikit ribet. Beda halnya bila kucing yang Kamu tangani terbiasa disentuh tangan manusia. Untuk mengangkat kucing demikian tentu bukan menjadi masalah. Sebab akan mudah menurut begitu saja. Biar lebih mudah bahkan Kamu dapat sembari duduk di sofa lalu mengangkat ekornya secara perlahan agar hewan peliharaan tidak kaget.

Perhatikan bentuk kelamin kucing betina

Apabila dalam cara membedakan kucing betina dan jantan dengan mengangkat ekor kucing berhasil dilakukan maka Kamu harus tahu mengenai ciri dari masing-masing jenis kelamin pada kucing. Perlu diketahui bahwa kucing yang berjenis kelamin betina umumnya ditandai dengan adanya bagian anus dan saluran urin. Bentuk dari saluran urin atau vulva menyerupai tanda baca titik koma karena membentuk sebuah irisan vertikal. Karakteristik kucing betina lain ialah adanya jarak yang tidak terlalu jauh antara anus dan vulva kira-kira hanya 1,3 cm.

Perhatikan bentuk alat kelamin jantan

Agar semakin paham mengenai perbedaan jenis kelamin pada kucing  maka Kamu harus tahu pula mengenai bentuk alat kelamin pada jantan. Ciri dari bentuk jenis jantan sebetulnya lebih mudah dicermati atau mudah untuk diketahui. Cara membedakan kucing betina dan jantan paling umum ialah dengan melihat bagian alat kelamin yang ada pada hewan ini. Bila mana pada bagian vital ini terdapat skrotum, anus dan penis maka dapat dipastikan bahwa tipe ini merupakan pejantan.

Pada beberapa jenis kucing bahkan tidak perlu untuk mengangkat ekornya untuk tahu jenis kelamin. Sebab Kamu dapat melihat beberapa jenis yang terlihat skrotumnya berbentuk dua biji yang menonjol pada bagian belakang. Jika terlihat organ demikian maka dipastikan bahwa satwa tersebut berjenis kelamin jantan. Namun di beberapa jenis bulu kucing sangatlah lebat sehingga perlu dilakukan langkah seperti pelembaban untuk melihat adanya organ tersebut atau tidak.

Baca juga:  Begini Cara Merawat Kucing Sakit di Rumah Paling Ampuh!

Namun, beberapa pertanyaan sering muncul mengenai membedakan kucing betina dan jantan bila kucing sudah dimandulkan atau di steril. Sebetulnya pada proses steril tidak menghilangkan bagian skrotum yang ada. Kebanyakan masih organ bagian itu masih ada meski lebih berukuran kecil. Jarak antara anus dengan saluran kucing pada tipe jantan lebih jauh yakni mencapai 2,5 cm dibanding tipe betina.

Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan
Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan

Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan Melalui Warna Bulu

Dalam membedakan jenis kelamin pada kucing juga dipercaya bisa terlihat dari warna pada hewan ini. Cara ini bisa Kamu coba bilamana memiliki banyak anabul di kediaman. Perbedaan warna dari banyak jenis  dipercaya menjadi pertanda dalam mempermudah dalam menebak jenis kelaminnya kelak khususnya untuk jenis yang masih kecil atau anak kucing.

Kucing berwarna calcio

Beberapa orang percaya bahwa kucing yang memiliki warna calcio lebih dominan berjenis kelamin betina. Meski tidak sepenuhnya dapat dipercaya tetapi beberapa kasus memang bisa ditemukan. Menebak jenis ini biasanya dilakukan saat kucing masih berbentuk anak-anak atau baru beberapa minggu. Untuk dapat mengecek bagian belakang ekor tentu tidak memungkinkan sehingga melihat dari warna kerap menjadi tindakan.

Kucing berwarna merah

Cara membedakan kucing betina dan jantan masih pula berlaku untuk warna lain. Bila calcio dipercaya kebanyakan merupakan jenis betina, lain halnya dengan warna merah atau jingga yang berjenis kelamin jantan. Entah dari mana datangnya tebakan jenis kelamin ini tetapi beberapa orang mengaku percaya khususnya untuk menebak kucing yang belum lama lahir atau masih anak kucing. Bila kucing sudah dewasa maka langkah pengecekan melalui bentuk fisik tentu lebih efektif.

Cara Membedakan Kucing Betina dan Jantan Melalui Perilaku

Cara membedakan kucing betina dan jantan tidak hanya dapat dilakukan dengan mengeceknya langsung ataupun melihat dari warnanya saja, adapun Kamu dapat melihatnya melalui tingkah lakunya. Meski begitu tips ini hanya dapat dilakukan ketika usia kucing sudah mulai dewasa atau siap kawin. Beberapa sikap di bawah dapat menjadi latar belakang penentuan jenis kelamin.

Baca juga:  Ciri dan Penyebab Kucing Cacingan! Jangan Panik! Berikut Solusinya

Kucing jantan lebih agresif

Apabila Kamu memelihara kucing dan memiliki sikap yang terkesan agresif maka bisa jadi itu merupakan ciri kucing berjenis jantan. Pertanda demikian dapat menjadi bukti bahwa hewan peliharaan sedang butuh pasangan karena sedang bergairah. Tanda lain dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari kucing jantan dewasa yang akan suka bepergian selama beberapa saat.

Kucing jantan suka menandai tempat

Selama berkeliling ke berbagai tempat untuk mencari lawan jenis, kucing jantan kerap memberikan tanda lokasi dengan cara yang unik. Bagaimana tidak, tempat yang dirasa pernah dikunjungi itu akan ditandai dengan menyemprotkan urin. Kebiasaan ini dipercaya lebih banyak dilakukan oleh kucing jantan dari pada betina.

Penutup

Itu dia beberapa cara membedakan kucing betina dan jantan. Tips di atas dapat Kamu pilih untuk tahu jenis kelamin apa yang dimiliki hewan peliharaan. Namun, selalu tepatkan dengan kondisi dari hewan yang sedang hendak di cek. Sebab tidak semua kucing senang berdekatan dengan manusia apalagi bila dipegang tiba-tiba. Tentu Kamu bisa saja langsung di cakar. Demi keamanan dapat pula gunakan pengaman seperti sarung tangan untuk mencegah kemungkinan yang tidak diinginkan.