Kamu Harus Tahu! Cara Memelihara Kucing Sebelum Mengadopsinya

 
Bagikan artikel ini

Melihat tetangga tahu cara memelihara kucing di rumah tentu sangat menarik hati untuk ikut memelihara kucing sendiri bukan? Memang, meski tampak mudah namun dapat dikatakan bahwa merawat kucing adalah perkara yang susah-susah gampang.

Jika demikian maka kamu wajib mempelajari cara memelihara kucing di rumah jika berminat mengadopsinya. Dengan begitu, kamu dapat dengan mudah merawatnya sehari-hari dengan baik dan benar tanpa khawatir perawatannya salah dan menyebabkan kucing tidak terawat dengan baik.

Cara Memelihara Kucing
Cara Memelihara Kucing

Cara Memelihara Kucing yang Baik dan Benar

Penting bagi kamu untuk belajar cara memelihara kucing yang benar. Berikut sejumlah tips yang bisa mulai kamu terapkan ke kucing di rumah.

Asupan Gizi

Kebutuhan gizi antara anak kucing dan kucing dewasa tentu berbeda. Meski kebutuhan anak kucing adalah dua kalinya dari kucing dewasa , akan tetapi tidak boleh memberikan makan secara berlebihan. Ketika berusia sekitar  5-6 minggu, kamu bisa memberinya makan empat kali dalam sehari secara rutin.

Jangan Asal

Berikan makanan sesuai dengan peruntukannya. Jangan beri makanan anjing untuk kucing atau sebaliknya. Makanan anjing tidak mengandung taurin yang mampu mencegah sakit jantung dan mata kabur.

Makanan Rumah

Ketika sudah memasuki usia 8-10 bulan, kamu sudah bisa memberi kucing makanan rumahan seperti nasi dan juga susu. Kebiasaan ini harus dimulai sejak awal atau bisa juga diganti dengan makanan muezza yang mengandung protein, lemak omega 3, vitamin, dan juga mineral yang berfungsi menjaga kesehatan tulang, gigi, dan sistem pencernaan.

Baca juga:  11 Ras Kucing yang Bisa Dijadikan Peliharaan Lucu di Rumah

Jangan Mandikan secara Teratur

Tidak perlu memandikan kucing secara teratur, kamu bisa mulai memandikannya ketika bulu sudah mulai tercium bau tidak sedap. Mandikan dengan air dingin dan hindari menggunakan air panas karena dapat merusak bulu dan menyebabkan iritasi.

Ajak Main Di Luar

Kegiatan fisik yang dilakukan di luar rumah dapat menstimulasi tumbuh-kembang kucing. Kucing akan tumbuh dengan sehat dan lincah ketika sering diajak main ke luar rumah.

Ajarkan Kebiasaan Sehari-Hari

Kamu bisa melatih kucing tentang kebiasaan sehari-hari, seperti buang air di toilet, makan, dan tidur di tempatnya sendiri.

Tegas

Ketika kucing melakukan kesalahan, tunjukkan sikap tegas yang mana nantinya bisa diketahui oleh kucing apabila tindakannya tersebut tidak baik.

Vaksin

Sangat penting memberikan vaksin kepada kucing. Cara memelihara kucing ini yang paling penting untuk dilakukan demi menghindari kucing terserang virus atau penyakit.

Rawat Kebersihannya

Seringlah mencuci bagian kuku, telinga, dan juga gigi kucing. Jika dibiarkan kotor akan berakibat pada tumbuhnya penyakit.

Sisir Bulu dengan Rutin

Gunakan sisir khusus untuk bulu kucing dan lakukan penyisiran secara rutin agar bulu tetap halus dan tidak kusut.

Cara Memelihara Kucing
Cara Memelihara Kucing

Mengurus Kucing Tanpa Induk, Siapa Takut?

Siapa bilang jika mengurus kucing tanpa induk adalah hal yang mustahil. Nyatanya, ada tips cara memelihara kucing yang ditinggalkan oleh induknya sebagai berikut.

Siapkan Tempat

Pastikan kamu mempersiapkan tempat senyaman mungkin dan juga hangat. Kamu bisa menjadikan handuk hangat sebagai alas tidurnya untuk menjaga suhu tetap hangat.

Satukan Anak Kucing

Jika anak kucing yang hendak dirawat lebih dari satu maka sebaiknya satukan kucing-kucing tersebut dalam satu tempat. Satu sama lain akan saling berbagi kehangatan untuk menjaga suhu tetap normal.

Baca juga:  Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk Dan Cara Memandikan Tanpa Hair Dryer

Susu Formula

Karena tidak ada induknya, kamu harus mempersiapkan susu formula khusus untuk anak kucing. Jangan beri susu sapi karena dapat menyebabkan masalah pada pencernaannya.

Beri Susu Sesuai Jadwal

Buatlah jadwal yang tepat dalam memberikan susu. Ketika masih kecil, kucing akan lebih banyak menyusu karena kebutuhannya masih tinggi.

Bersendawa

Setelah menyusu, kamu harus membantu kucing untuk bersendawa. Caranya adalah dengan menepuk atau mengelus bagian punggung kucing perlahan-lahan.

Bantulah Buang Air

Ketik belajar buang air pertama kali, kamu harus melatihnya dengan memijat perlahan di bagian perut agar lancar buang air besar.

Bersihkan secara Rutin

Gunakan kain lembut atau handuk untuk membersihkan tubuhnya. Ketika masih bayi, hindari untuk memandikan kucing secara langsung.

Pisahkan dengan Kucing Dewasa

Jangan satukan kucing yang sudah dewasa dengan kucing yang masih bayi karena akan berbahaya jika terinjak atau dimakan.

Vaksin

Berikan vaksin yang dibutuhkan oleh kucing agar terbebas dari penyakit yang tidak diinginkan.

Perkenalkan Makanan Baru

Kenalkan anak kucing dengan berbagai makanan baru agar sistem pencernaannya semakin matang.

Bermain

Kucing sangat suka diajak bermain bersama sehingga kamu harus meluangkan waktu untuk mengajaknya bermain bersama.

Ajarkan Patuh

Ajarkan dengan benar kepatuhan pada kucing, seperti ketika makan harus di wadahnya sendiri atau buang air di tempat yang sudah disediakan.

Periksa Rutin

Biasakan untuk memeriksakan kesehatan kucing secara rutin ke dokter hewan agar bisa mengetahui permasalahan kesehatan yang sedang dihadapi oleh kucing.

Cara Memelihara Kucing
Cara Memelihara Kucing

Mengapa Anak Kucing Tidak Mau Menyusu?

Terkadang menghadapi anak kucing memang cukup sulit, apalagi jika tidak mau menyusu. Tidak jarang juga yang akhirnya menggunakan cara memberi susu pada bayi kucing tanpa dot karena bayi kucing tidak mau menyusu dengan dot.

Baca juga:  Berikut Harga Vaksin Kucing Yang Wajib Diketahui

Sebenarnya, kadang kala ada juga bayi kucing yang tidak mau menyusu pada induknya secara langsung. Nah, untuk bayi kucing yang memang dengan sendirinya tidak mau menyusu terlebih menggunakan dot inilah yang menjadi pemikiran penting.

Sebelum mengetahui cara merawat anak kucing yang tidak mau menyusu maka ketahui alasannya terlebih dahulu. Berikut beberapa alasan bayi kucing tidak mau menyusu.

  1. Sedang sakit.
  2. Trauma atau ditinggalkan oleh induknya.
  3. Tubuh terlalu dingin atau hangat.
  4. Nafsu makan rendah.
  5. Pencernaan bermasalah.
  6. Deformitas yang tak tampak di mulut.
  7. Terjebak sendirian.
  8. Kalah dalam menyusu.

Meski bayi kucing tidak mau menyusu, namun kamu harus bisa mengatasinya dengan cara memelihara kucing yang tidak mau menyusu berikut ini.

Mencari Induk Pengganti

Ketika kucing tidak mau menyusu dengan induknya, kamu bisa berinisiatif untuk mencarikan induk pengganti. Biasanya, induk pengganti tidak akan bermasalah untuk menyusui anak kucing lainnya.

Susu Formula

Carilah susu formula khusus yang bisa dikonsumsi oleh bayi kucing. Selain susu formula khusus kucing, kamu juga bisa memberikan susu kambing. Bagi kamu yang tidak bisa memberikan susu kucing menggunakan dot maka kamu bisa menggunakan alat-alat sebagai berikut.

  • Pipet
    Gunakan pipet dengan memasukkan susu langsung ke dalam mulutnya.
  • Spuit
    Spuit merupakan alat suntik namun lepas bagian jarumnya ketika memberikan susu. Gunakan spuit dengan ukuran 10cc agar mudah masuk ke mulut kucing.

Jamu

Jamu bisa menjadi nutrisi tambahan bagi kucing akibat tidak mau menyusu. Kamu bisa mencampur madu, kunyit, dan juga kuning telur. Berikan lewat pipet atau spuit.

Begitulah cara memelihara kucing dengan baik dan benar. Namun perhatikan untuk tidak memberikan susu sapi kepada kucing karena bisa memicu masalah sistem pencernaan ada kucing yang bisa membahayakan dirinya. Sekarang, selamat mencoba memelihara kucing-kucing lucu di rumah ya.