Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Yang Tak Berinduk

 
Bagikan artikel ini

Cat lovers, memelihara anak kucing baru lahir yang ditinggal pergi induknya adalah salah satu tindakan yang terpuji. Hal ini juga merupakan suatu tantangan tersendiri buat kalian.

Padahal memelihara dan memberi makan anak-anak kucing perlu waktu yang tak sebentar. Pasalnya kamu juga perlu memastikan agar mereka bisa bertahan hidup. Maka dari itu kamu perlu menciptakan lingkungan yang baik bagi mereka. Mau tau caranya? Jangan khawatir, karena kalian bisa membaca panduan cara merawat anak kucing baru lahir disini. Ayo kita bahas bersama-sama ya cat lovers, dan pastikan tidak ada poin yang terlewat!

Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir
Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Cara merawat anak kucing baru lahir

Cat lovers, bila ada anak kucing yang baru lahir kemudian ditinggal pergi induknya, maka apa yang sebaiknya kamu lakukan? Simak panduannya berikut ini!

Belajar cara menangani anak kucing baru lahir

Panduan cara merawat anak kucing baru lahir yang pertama ialah pastikan sebelum dan sesudah memegang anak kucing untuk selalu cuci tangan terlebih dahulu. Mengapa? Karena hewan ini kemungkinan membawa virus atau penyakit yang dapat menular.

Caranya angkatlah anak kucing dengan hati-hati, pastikan ia merasa hangat dengan mengecek telapak kakinya apakah terasa dingin atau tidak. Karena biasanya mereka akan menangis bila kedinginan. Dan ingat jika kamu memiliki hewan peliharaan lain, maka jangan mencampur mereka menjadi satu ya cat lovers!

Selalu pastikan anak kucing supaya tetap hangat

Cat lovers, anak kucing baru lahir yang berumur di bawah 2 minggu, umumnya belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Biasanya mereka menghangatkan diri melalui dekapan sang induk. Jika cara merawat anak kucing baru lahir yang satu ini tak bisa dilakukan, maka belilah bantal pemanas khusus untuk anak kucing baru lahir.

Baca juga:  Mengenal Ciri Ciri Kucing Hamil, dan Seputar Kehamilan Kucing

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memakai bantal pemanas, yaitu:

  • Bila bantal tak memiliki penutup, gunakan handuk untuk menutupinya. Apa tujuannya? Untuk melindungi bantal dari serangan kutu.
  • Jangan taruh anak kucing langsung di atas bantal tanpa memakai alas sebagai pelindung, karena tubuhnya bisa mengalami luka bakar akibat kepanasan.
  • Gunakan botol berisi air panas yang dibungkus dengan handuk, namun jangan lupa selalu mengecek untuk memastikan botol dalam kondisi hangat yaitu sekitar 38oC.

Siapkan tempat tidur yang lembut

Cara merawat anak kucing baru lahir selanjutnya ialah menyiapkan tempat tidur yang lembut. Taruhlah sebuah kotak sebagai tempat tidur untuk kucing di salah satu sudut rumahmu. Dan pastikan tempat tersebut hangat dan tidak berangin. Jauhkan pula dari hewan peliharaan lain yang dapat mengganggunya.

Alasi kotak tersebut memakai handuk agar kucing selalu hangat, sehingga ia lebih nyaman saat beristirahat. Cat lovers, jangan menutup lubang udara pada kotak tersebut ya, mengapa? Jawabannya supaya kucing tidak mengalami kesulitan untuk bernapas.

Anak-anak kucing dijadikan satu

Cat lovers, kamu tak perlu menyediakan kotak kandang secara terpisah bagi setiap anak kucing. Taruh saja mereka dalam satu tempat tidur yang sama. Tindakan ini nantinya akan membantu mereka merasa hangat dan nyaman.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menyiapkan kotak tempat tidur yang tepat sesuai kebutuhan. Pilihlah kotak tempat tidur dengan ukuran yang cukup luas, agar mereka dapat bergerak lebih leluasa. Sebagai contoh, bila anak kucing merasa kepanasan, maka ia perlu bergerak menjauhi bantal pemanas.

Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir
Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Cara memberi makan anak kucing yang ditinggal induknya

Cat lovers, salah satu poin penting yang perlu diperhatikan dalam panduan cara merawat anak kucing baru lahir ini yaitu memberi makan anak kucing. Anak kucing baru lahir biasanya masih membutuhkan susu dari induknya.

Baca juga:  Kucing Munchkin: 6 Jenis, Karakteristik, Harga dan Cara Merawatnya

Akan tetapi, karena induk kucing tak ada maka kalian dapat memberikan produk yang bertanda KMR (Kitten Milk Replacer) atau susu khusus anak kucing. Mengapa? Sebab formula yang terkandung dalam produk ini diracik sedemikian rupa sehingga aman dikonsumsi untuk anak kucing. Ingat, jangan memberikan mereka jenis susu yang lainnya, termasuk susu yang kita minum. Sebab pencernaan anak kucing dapat terganggu, dan hal itu bisa membahayakan baginya.

Nah, agar kamu tak bingung lagi, silahkan simak cara merawat anak kucing tanpa induk berikut ini ya cat lovers!

Beli susu khusus untuk anak kucing

Poin pertama cara merawat anak kucing baru lahir yang harus kamu lakukan adalah membeli susu khusus untuk anak kucing, seperti Cimicat atau merk lainnya. Formula yang terkandung di dalam susu ini setara bagi anak kucing, serta memiliki komposisi yang hampir sama dengan susu si induk kucing betina.

Ingat jangan sampai tercampur dengan susu sapi ya! Mengapa? Karena kandungan laktosa dari susu sapi bisa menyebabkan anak kucing sakit perut. Kasian kan cat lovers?

Namun, bila kamu tak memiliki susu pengganti itu, jika anak-anak kucing lapar kamu bisa memberi mereka air matang yang telah disejukkan terlebih dulu. Pakailah alat tetes atau penyemprot supaya mereka tetap terhidrasi dan tak akan menimbulkan sakit perut.

Bersiap untuk memberi makan anak kucing baru lahir

Masih membahas cara merawat anak kucing baru lahir. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu persiapkan sebelum memberi makan anak kucing yaitu:

  • Siapkan botol, lalu sterilkan botol beserta ujung dot dengan cara mencelupkannya ke dalam air panas.
  • Keringkan botol menggunakan handuk bersih. 
  • Selanjutnya campurkan susu formula dengan air dan masukkan ke dalam botol tersebut.
  • Sebelum susu diminumkan, pastikan suhunya sekitar 35-38oC. Cobalah teteskan susu pada pergelangan tangan untuk memastikan jika suhunya tak begitu panas.
  • Pastikan tubuh anak-anak kucing tetap hangat sebelum kalian memberikan mereka makanan. Ingat ya jangan berikan anak kucing makanan bila suhu badannya di bawah 35oC. Mengapa? Karena akan menyebabkan paru-parunya tersedak sehingga sulit untuk bernafas, bahkan hal ini bisa mengakibatkan kematian. Wah jangan sampai itu terjadi ya cat lovers!

Perhatikan posisi anak kucing dan botol ketika memberikan susu

Cat lovers, layaknya bayi manusia maka jangan pernah menggendong anak kucing ketika memberinya makan. Biarkan posisi kaki anak kucing berada di bawah dan kepalanya di atas seperti saat ia menyusu induknya. Pegang pada bagian belakang leher, kemudian masukkan dot ke dalam mulutnya.

Baca juga:  Belajar Cara Menjinakkan Kucing dengan Mudah

Selanjutnya ia akan menyesuaikan posisi mulutnya hingga ia merasa nyaman ketika menyedot susu. Dan biarkan ia menyedot susu dalam botol dari usahanya sendiri. Ingat, jangan paksa agar susu bisa masuk ke dalam mulutnya ya cat lovers!

Kemudian cara merawat bayi kucing setelah itu ialah jangan lupa untuk membuatnya bersendawa. Caranya pun tak jauh berbeda dengan yang dilakukan untuk bayi manusia.

Jika anak kucing sulit untuk melakukan langkah yang satu ini, cobalah susui lagi dengan memegang wajahnya dan jangan sampai ia menggerakkan kepalanya. Tekan botol untuk mengeluarkan beberapa tetes susu, karena dengan cara ini akan membantu ia menemukan  ujung dotnya.

Nah, itu tadi panduan cara merawat anak kucing baru lahir yang dapat kalian praktekkan di rumah. Selamat mencoba ya cat lovers!