6 Hobi Tak Biasa Orang Terkaya Dunia

by -56 views
Hobi
Hobi tak biasa orang kaya di dunia

New York – Hampir semua orang punya hobi yang spesifik, dimulai dari menggambar hingga mengoleksi benda kuno. Akan tetapi, bagi miliarder dengan uang yang berlimpah, kira-kira hal apa yang bisa dipertimbangkan untuk dijadikan hobi?

Berikut ada beberapa hobi tak biasa ala miliarder, yang mungkin salah satu hobi kita -walaupun berbeda kelas, dikutip oleh Luxica:.

Berburu

Seperti yang diketahui, berburu tidak jauh berbeda dari hobi pada umumnya. Biasanya orang-orang desa berburu untuk mencari bahan pangan, lain dari miliarder yang berburu demi meningkatkan keahlian menembak dan tentunya, untuk memperlihatkan seberapa kaya mereka.

Berburu ala miliarder menghabiskan uang yang tidak sedikit, berawal dari senjata yang digunakan sampai negara tujuan berburu. Biasanya, para miliarder akan berburu di daerah eksentrik seperti Afrika.

Membawa jet pribadi

Terbang dan mengemudikan pesawat adalah angan-angan banyak orang sejak kecil, dan sebagian besar dari mereka mencapainya dengan menjadi pilot. Kita tidak berbicara profesi di sini, namun tentang uang.

Miliarder yang hobi terbang umumnya mendapat Private Pilot License (PPL) yang bernilai USD 10 ribu atau sekitar Rp 141,3 juta. Mereka yang sudah punya license biasanya akan ‘terbang’ dengan pesawat model klasik seperti Cessna 172 Skyhawk. Dengan selera yang khas, para miliarder senang jika bisa bepergian mengemudikan pesawat seorang diri.

Naik kuda

Anda pernah naik kuda? Mungkin kemungkinan kita naik kuda hanya sampai di peternakan dalam rangka tur dan piknik. Para miliarder juga hobi naik kuda, Tidak jauh berbeda dengan kita.

Perbedaannya adalah mereka mempunyai kuda itu. Selaku memeliharanya. Kemudian mereka akan mengelilingi ladang berkuda berpuluh-puluh hektare kepunyaan mereka lengkap beserta pakaian pelindung. Tak sedikit miliarder juga mengikuti kejuaraan berkuda.

Beramal

Sebenarnya, banyak dari kita yang juga senang beramal walaupun bukan miliarder. Kita berdonasi dalam jumlah yang lazim.

Berbeda dengan kita, para miliarder mengklaim berdonasi sudah menjadi bagian dari hobi mereka, bahkantambahan pula studi menyatakan bahwa lebih dari 50 persen miliarder di dunia mendonasikan harta mereka untuk kepentingan kemasyarakatan.

Latar belakang dibalik perilaku dermawan ini bervariasi, mulai dari dorongan dengan suatu kisah, menuai empati yang kuat hingga menjadi ajang untuk saling pamer kekayaan.

Terlepas dari itu semua, harta yang mereka keluarkan tentu sangat berguna untuk orang-orang yang memerlukan dan pastinya, butuh uang yang banyak untuk beramal dengan frekuensi yang sering.

Membuat wine

Apakah Anda hobi minum jus, coklat, kopi dan lainnya? Para miliarder pun juga punya hobi minum dan membuat minumannya sendiri. Bukan, bukan membuat coklat atau kopi. Tapi membuat wine.

Minuman wine setidaknya membutuhkan anggur segar dari perkebunan anggur serta teknik pembuatan minuman anggur yang baik dilengkapi dengan mesin yang berkualitas. Minuman anggur yang sudah jadi harus segera difermentasi untuk memperoleh kualitas yang baik. Semakin lama anggur tersebut difermentasi, semakin baik kualitasnya.

Bosan hanya meminumnya langsung dari botol, para miliarder berfikir untuk membeli ladang anggur dan membuat perkebunan pribadi. Harga perbotol minuman anggur yang difermentasi dalam waktu lama bisa berharga ratusan hingga jutaan dolar.

Mereka berharap bertahun-tahun ke depan, minuman anggur yang mereka buat akan bermutu dan berharga mahal.

Memiliki koleksi

Seperti yang sudah kita ketahui, memiliki koleksi terdengar seakan-akan hobi yang bisa kita tiru. Kita dapat mengoleksi piringan hitam, boneka, gundam dan lainnya.

Lainnya, koleksi para miliarder barangkali akan terdengar lebih mewah. Sebut saja mobil klasik dan berlian. Atau lukisan antik berkisar ratusan juta dolar. Bisa juga mungkin koleksi ladang mewah di pedesaan, destinasi liburan di berbagai negara dan puluhan yacht. Itu semua yang mereka sebut koleksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *