Memahami Adat Suku Baduy Dalam Yang Masih Amat Tradisional

by -1 views
Pemukiman suku Baduy
Pemukiman suku Baduy

Embaran.id – Baru-baru ini, berita berhubungan wanita masyarakat suku Baduy jadi korban pemerkosaan bikin heboh. Berita ini tengah ramai dikabarkan. Sesuai yang diketahui, kehidupan di pelosok suku Baduy masih tradisional. Suku Baduy yang terdapat di Banten, Jawa Barat, terpecah menjadi dua, ada Baduy Luar dan Baduy Dalam. Baduy Luar masih menyetujui pembaharuan, sementara itu Baduy Dalam, sama sekali tidak ingin terjamah teknologi. Hidupnya juga tengah amat tradisional.

Suku Baduy Dalam tidak mempunyai kamar mandi, mereka melakukan segala kegiatan yang berkaitan dengan air di kali. Penduduk suku Baduy Dalam pun tidak diperbolehkan memakai sabun mandi, sampo, pasta gigi, maupun sabun cuci, karena dikhawatirkan akan mencemari kali mereka.

Berlandaskan wawasan Embaran yang berkunjung langsung dan berkesempatan menginap beberapa saat kemudian di rumah salah seorang penduduk suku Baduy Dalam, mereka hidup amat sederhana dan tradisional. Tidak tampak listrik, makanpun tidak boleh memakai piring, sendok dan garpu.

Salah satu penduduk suku Baduy Dalam yang bernama Sarkim berterus terang, tiap minggu rumah-rumah penduduk akan dirazia oleh kepala suku setempat, apabila mereka mendapatkan ada penduduk yang menyimpan atau menggunakan sendok akan diambil oleh kepala suku. Apabila ada bagian keluarga yang sakit, mereka akan memakai tumbuhan yang ditumbuk dan dijadikan menjadi obat. Rumah mereka juga masih berbentuk panggung-panggung yang dibuat dari kayu dan bambu.

Beberapa ketentuan yang diberlakukan untuk penduduk Baduy Dalam di antaranya, tidak boleh memakai alas kaki, alas tidur, tidak boleh memakai perlengkapan makan, tidak boleh memakai alat transportasi, dan tidak boleh memakai teknologi sama sekali. Apabila ada penduduk Baduy yang melanggar aturan-aturan tersebut, akan berlaku hukum alam, di mana mereka amat percaya akan mendapatkan bencana apabila sampai ada yang melanggar.

Tetapi tenang saja, beberapa peraturan seperti tidak menggunakan alas kaki dan transportasi juga perlengkapan makan, hanya diberlakukan untuk penduduk Baduy asli. Jadi, kamu masih dapat memakainya apabila berencana berkunjung ke sana. Tetapi, untuk menuju Baduy Dalam kamu tetap perlu berjalan kaki kurang lebih 2 hingga 3 jam lamanya.

Satu lagi peraturan yang tidak bisa kamu langgar apabila mau berkunjung ke Baduy Dalam, yakni saat telah menaiki perbatasan Baduy Dalam, kamu tidak diperbolehkan memfoto dan memfilmkan seluruh isi perkampungan suku Baduy dengan kamera. Untuk makanan, kamu dapat membeli di Baduy Luar, untuk minta dimasakkan oleh penduduk Baduy yang kamu tinggali. Jangan lupa untuk membawa makanan lebih, untuk kamu makan bersama-sama mereka.

Belum ada rating.

Silakan nilai berita ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *