5 Jenis Kucing Dari Yang Paling Banyak Dipelihara Sampai Yang Langka

Diposting pada 15 views

Apakah kamu tengah mencari binatang peliharaan yang penurut dan menggemaskan? Seperti kucing misalnya. Hewan mamalia satu ini memang sangat lucu dan cocok tinggal di dalam rumah. Tak heran jika binatang tersebut banyak dipelihara. Selain itu, jenis kucing juga beragam dan bisa dipilih untuk dipelihara. Kira-kira apa saja macam-macam kucing yang bersahabat untuk dipelihara?

Jenis Jenis Kucing
Jenis Jenis Kucing

5 Jenis Kucing Lucu Yang Biasa Dipelihara Di Rumah

Kucing jenis Persia dan anggora merupakan kucing yang banyak dipelihara di rumah-rumah. Popularitas kedua kucing tersebut pun sudah tak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, apakah macam-macam kucing menggemaskan dan bersahabat hanya itu saja? Tentu tidak! Berikut ini ada beberapa jenis kucing terpopuler yang biasa dipelihara di rumah-rumah. Barang kali salah satunya cocok untuk kamu:

1. Kucing anggora

Kucing Anggora
Jenis Kucing Anggora

Ras kucing dari negara Ankara, Turki ini punya bulu tebal dan lembut. Tapi untuk di bagian wajah bulunya sangat sedikit, sementara bagian ekor bulunya sangat lebat juga panjang layaknya ekor musang. Tingkahnya pun sangat aktif dan suka diajak bermain. Di pasaran, kucing ini bisa dibanderol dari angka ratusan ribu rupiah sampai beberapa juta rupiah.

Untuk membedakan kucing anggora dengan jenis lain, berikut adalah ciri-ciri fisik yang dimilikinya:

  • Bentuk wajah kucing anggora seperti segitiga dengan hidung sedikit mancung atau runcing. Bagian telinganya panjang dengan sudut lancip seperti segitiga juga. Posisinya juga berdekatan dan tegak.
  • Bentuk matanya seperti almond tapi agak miring ke atas. Bahkan uniknya, tak sedikit anggora memiliki dua warna mata yang berbeda.
  • Di lihat dari postur tubuhnya, anggora terbilang ideal. Ramping sedikit berotot dengan ekor yang tebal juga panjang.
  • Termasuk kucing yang lincah dan gesit. Suka tempat tinggi dan pastinya gemar melompat-lompat. Sangat ramah dengan semua orang yang ditemui.
  • Kemudian dari segi perawatannya, tidak luput dari komitmen tinggi. Dalam perawatannya, kamu harus rajin-rajin menyisir dan membersihkan bulu lebatnya setiap minggu. Sebab dengan cara tersebut, bulu kucing akan terlihat rapi dan cantik. Bahkan bisa tumbuh semakin lebat lagi serta menjadikan bulu-bulunya senantiasa lembut tanpa lengket.
  • Selain bulu, perawatan lainnya adalah menyikat gigi si kucing dan harus dilakukan setiap hari atau setidaknya seminggu sekali. Sisa makanan yang menempel secara terus menerus bisa menyebabkan plak di gigi. Kalau tidak lekas dibersihkan akan menimbulkan bau mulut dan tentunya penyakit lainnya.
  • Untuk bagian kuku, kamu bisa memotong ketika sudah panjang. Lalu menyeka sudut mata untuk membersihkan kotoran yang menempel di sana. Kamu bisa menggunakan tisu atau kain lembut. Kerjakan secara hati-hati agar tidak menyakiti si kucing.
  • Terakhir jangan lupa untuk menyediakan kotak kotoran dan pastikan selalu dalam kondisi bersih. Manfaatkan pasir khusus untuk kucing guna mengurangi bau tak sedap. Di samping itu, tempat si kucing di tempat yang aman dan nyaman.

2. Kucing Persia

Kucing satu ini berasal dari negara Iran, Eropa. Sering kali disebut mirip dengan anggora. Malahan ada yang tertukar menyebut anggora itu Persia maupun sebaliknya. Biar tidak lagi salah sebut, berikut adalah ciri-ciri yang dimiliki oleh kucing Persia:

  • Memiliki bulu yang lebat dan lebih panjang jika dibandingkan dengan kucing anggora. Kucing primadona ini mempunyai bulu dengan panjang sekitar 5-10 sentimeter. Tak ketinggalan bagian ekor yang memiliki bulu lebat mengikuti bentuk tubuhnya.
  • Bentuk kepala Persia khas bulat dengan hidung yang minimalis atau pesek. Pipinya pun tampak gendut dan tembem. Sehingga membuat penampilan kucing ini kian menggemaskan.
  • Untuk bentuk matanya bulat dan lebar, kemudian dari segi warna sangat beragam. Ada warna keemasan, biru, kehijauan dan lainnya. Biasanya warna tersebut menyesuaikan warna bulunya.
  • Bagian daun telinga berbentuk tegak lurus tapi tidak terlalu tinggi. Ujungnya tumpul lalu miring ke depan. Dari segi ketebalannya, sangat tipis.
  • Sementara dari ukuran kakinya pendek namun kokoh menopang tubuhnya. Kemudian bagian tubuhnya tampak gemuk dan bulat, sehingga membuat tampilan si Persia seperti boneka. Sekalipun tampak kecil, tapi telapak kakinya datar dan besar dengan otot yang kuat. Jika kamu perhatikan, Persia memiliki cara berjalan yang tampak lambat dan lebih pelan dari pada kucing lainnya.
  • Bagian dada dan pundaknya lebar tapi perut bagian belakang cenderung lebih rendah dibanding sisi depan. Bentuk demikian membuat kucing ini disebut tipe Coby.
  • Di lihat dari sifatnya, kucing Persia sangat menyukai kebersihan. Ketika buang air kecil atau besar ia akan menuju ke tempatnya. Jadi tidak di sembarang tempat.
  • Suaranya lembut dan ramah terhadap semua orang. Termasuk kategori kucing yang tenang dan pendiam.

Menjadi salah satu dari jenis-jenis kucing peliharaan lucu, Persia terbagi menjadi beberapa macam seperti:

Persia Himalaya

Kucing Persia Himalaya
Jenis Kucing Persia Himalaya

Merupakan hasil persilangan antara kucing Persia dengan siam. Tentu saja penampilan kucing Himalaya ini mirip dengan keduanya dalam hal-hal tertentu. Persamaannya dengan kucing Persia adalah bentuk badan dan bulu lebatnya. Kemudian untuk warna mata biru dan pola warna rambut yang sama diperoleh dari indukan kucing siam. Bentuk bulu dan tebalnya mengikuti si Persia tapi hidungnya tidak terlalu pesek maupun mancung.

Persia medium

Kucing Persia Medium
Jenis Kucing Persia Medium

Persia medium memiliki ukuran kaki yang lebih panjang di antara jenis Persia lainnya. Bahkan bulu indahnya itu merupakan yang paling lebat di antara jenis lainnya. Kemudian bentuknya hidungnya tidak begitu pesek ataupun mancung. Sehingga membuat moncong yang dimiliki lebih runcing dari yang lain. Persia medium dibedakan jadi dua varian yakni longhair dan shorthair. Seperti namanya, perbedaan keduanya berdasarkan panjang dan pendeknya ukuran bulunya.

Persia peaknose

Kucing Persia Peaknose
Jenis Kucing Persia Peaknose

Bisa dibilang, Persia ini termasuk jenis dengan hidung paling pesek. Uniknya, kucing ini malahan dibanderol dengan harga yang tinggi. Untuk ukuran dewasa, bisa dihargai hingga belasan juta rupiah. Malahan sering diikutsertakan dalam berbagai kontes ataupun pertandingan. Jenis Persia peaknose juga terbagi dua. Namanya peaknose Persia yang mempunyai hidung pesek. Kemudian ada Persia peaknose ekstrim yang memiliki bentuk hidung super tipis atau pesek. Paling pesek di antara Persia lainnya.

Persia flatnose

Kucing Persia Flatnose
Jenis Kucing Persia Flatnose

Hampir mirip dengan Persia peaknose, kucing ini memiliki bentuk hidung yang datar dan minimalis. Ukuran kakinya sedang tidak pendek maupun panjang menjadikan penampilan si kucing tampak semakin menggemaskan. Sifatnya pun juga lebih aktif dan lincah.

Itulah keempat jenis kucing Persia yang ada di Indonesia. Mungkin salah satu diantaranya cocok untuk kamu pelihara sendiri di rumah.

Untuk memelihara kucing Persia, kamu juga wajib mengetahui serangkaian perawatannya. Sebab beda jenis kucing, beda pula bentuk perawatannya:

  • Pilih mangkuk makan yang rendah karena Persia memiliki wajah datar dan hidung pendek cenderung menyukai tempat makan yang sangat rendah. Bila perlu wadah yang tidak ada pinggirannya sebab bisa menyisakan makanan di sana.
  • Manfaatkan pellet kayu untuk alas di kandang kucing. Sebab bahan tersebut tidak akan menggumpal dan tidak menempel pada kucing. Selain itu dapat mengurangi bau tak sedap yang berasal dari air kencing maupun kotoran kucing.
  • Biasakan untuk menyikat bulu-bulu kucing sedari kecil. Karena dengan begitu si kucing bisa menyesuaikan diri dan terbiasa. Kalau tidak, mungkin kamu akan kesulitan untuk merawat bulu-bulu indahnya. Pakailah sikat khusus untuk menyikat dan merawat bulu si Persia. Sehingga bulu-bulu yang kusut bisa kembali rapi lagi. Kalau sudah dimandikan segera keringkan badannya pakai handuk. Jangan lupa untuk menyisir bulunya agar semakin rapi dan memisahkan bulu yang bagus dengan yang rontok.
  • Pada bagian hidung juga harus dibersihkan karena Persia punya hidung lebih pendek jadi mudah tersumbat oleh kotoran. Kalau kamu bingung haru membersihkan pakai apa, kamu bisa gunakan cottonbud yang sebelumnya sudah dibasahi oleh air hangat.
  • Berikan vaksinasi secara berkala karena ini bagus untuk kesehatan si kucing. Mengingat Persia cukup rentan dengan infeksi saluran pernafasan, maka vaksinasi sangat penting untuk si kucing.

Kucing ragdoll

Kucing Ragdoll
Jenis Kucing Ragdoll

Seperti namanya, ragdoll memiliki makna boneka kain, kucing ini tampak lemas ketika tengah di angkat. Padahal tidak kenapa-kenapa dan belum diketahui secara pasti apa alasannya. Kucing satu ini cukup jarang ditemui atau mungkin pernah kamu temui tapi tidak tahu namanya. Kucing ras besar ini memiliki ukuran yang besar pula. Tapi jangan salah, bulunya sangat lembut, tebal dan panjang. Tidak kalah dengan kucing primadona lainnya.

Kucing yang bertubuh besar ini tidak kalah populer dengan lainnya, hanya saja belum banyak yang mengenalnya. Buat kamu yang ingin tahu lebih mengenai ragdoll berikut ada beberapa fakta unik mengenai kucing ini:

  • Terlihat seperti boneka yang lucu sebab bulunya lebat, panjang dan sangat lembut.
  • Termasuk kucing paling jinak dan cocok buat pemula yang ingin memelihara kucing penurut di rumah.
  • Memiliki ukuran tubuh yang besar dan kaki sedang. Bobot kucing jantan bisa mencapai 7-9 kilogram dan kucing betina 5-7 kilogram.
  • Sewaktu lahir, warna bulunya putih semua. Barulah selang 1-2 bulan mulai terlihat pola-pola lain dan semakin besar semakin tampak berbeda.
  • Punya tiga corak yang khas, pertama adalah colorpoint yaitu sebuah pola yang memiliki warna gelap di ujung tertentu seperti di kaki, ekor dan wajahnya. Kedua ada mitten yakni corak yang merupakan kebalikan dari colorpoint. Dimana pola gelapnya berada di kaki tapi terlihat seperti memakai sarung penutup kaki. Ketiga ada pola bicolor yang artinya dua warna sebab kucing ini memiliki dua warna yang berbeda. Unik sekali kan?
  • Ada pula ragdoll dengan varian ragamuffin yang memiliki corak lebih berbeda dari lainnya. Kemudian jenis ini tidak mempunyai sifat lemas seperti ragdoll pada umumnya.
  • Punya warna mata biru cerah dan indah khususnya untuk jenis ragdoll murni. Warna matanya seperti kucing siam. Terkadang ada yang tertukar menyebut ragdoll sebagai kucing siam.

Melihat bulu lembut si ragdoll yang sangat lebat, mungkin kamu akan bertanya-tanya bagaimana mengenai perawatannya. Apalagi si ragdoll bukanlah kucing yang mandiri. Berikut adalah langkah-langkah mudah perawatan kucing ragdoll:

  • Mandikan minimal satu kali dalam seminggu. Pakailah shampoo untuk kucing yang mengandung anti kutu. Supaya bulu-bulu indah si kucing tidak diserang oleh kutu kucing.
  • Setelah dimandikan, jangan lupa untuk memberikan handuk khusus untuk mengeringkan bulu-bulunya. Kemudian lanjut dengan menyisiri setiap helai bulu si ragdoll agar terlihat rapi. Untuk menyisiri bulunya, kamu bisa menerapkannya setiap hari, agar bulu-bulunya tidak kusut. Jadi tidak harus menunggu setelah dimandikan.
  • Berikan makan dan minum di wadah terpisah. Setelah selesai, beresi dan bersihkan pakan yang mungkin berserakan. Selanjutnya, bersihkan kandang yang ditempati si kucing agar ia makin nyaman berada di tempatnya.
  • Berikan nutrisi atau vitamin jika diperlukan dan sesuai anjuran. Biasanya suplemen tersebut untuk menjaga kesehatan si kucing agar tidak mudah sakit.
  • Jangan lupa untuk suntik vaksin karena si kucing juga perlu vaksinasi yang bagus untuk daya tahan tubuhnya.

Mudah sekali, bukan? Atau mungkin terdengar cukup sulit untuk dikerjakan? Sebetulnya mudah hanya saja perlu ketelatenan agar terbiasa.

Kucing siam

Kucing Siam
Jenis Kucing Siamese

Merupakan kucing ras dari negara Thailand dan dikenal dengan sebutan Siamese. Tentunya kucing ini sudah sangat populer di negaranya dan juga Indonesia bahkan di dunia. Karena itulah kucing siam dikenal sebagai Meezer. Siam termasuk kucing yang gesit dan menggemaskan. Warna matanya yang biru turut diturunkan ke kucing Himalaya, lho. Betul sekali, jadi Persia Himalaya merupakan hasil keturunan dari kucing Persia dengan siam.

Sementara itu, siam punya beberapa varian yang berbeda-beda seperti:

  • Siam tradisional yang merupakan kucing paling besar di antara siam yang lainnya. Ia juga dikenal sebagai kucing si kepala apel sebab bentuk kepalanya seperti buah apel.
  • Siam klasik yang dari tampilannya terlihat mirip seperti kucing tradisional namun ukurannya lebih kecil. Selain itu dari ukuran ekor, badan dan tubuhnya jauh lebih panjang dari pada kucing siam tradisional. Kemudian untuk bentuk kepalanya cenderung segitiga dan punya cekungan kecil di bagian hidungnya. Siam jenis ini termasuk yang rawan sakit karena itu harus dirawat baik-baik.
  • Kucing siam modern yang merupakan generasi dari persilangan siam tradisional dan klasik. Menarik sekali, kan? Bentuk tubuhnya ramping dan hidungnya ramping. Hanya saja umur hidup dari siam satu ini cukup pendek, sekitar 2-5 tahun saja.

Untuk menjaga kucing siam agar tetap sehat, tentu harus dipelihara dengan baik. Berikut ini adalah cara dalam merawat kucing siam:

  • Seminggu sekali gigi kucing harus dibersihkan. Kalau mau lebih bagus lagi setiap hari dibersihkannya. Menggosok gigi kucing dimaksudkan untuk mencegah adanya pembengkakan bagian gusi.
  • Menyisir bulu-bulunya secara rutin untuk memisahkan bulu-bulu yang sudah rontok.
  • Gunakan shampoo khusus kucing sewaktu memandikan agar bulu-bulunya tidak rusak dan senantiasa terlihat unik.
  • Berikan obat kutu jika diperlukan supaya bulu lembutnya terhindar dari serangan kutu kucing.
  • Bersihkan kandang secara berkala agar tidak menimbulkan bau dan kotor yang bisa membawa penyakit untuk si kucing.

Kucing Maine Coon

kucing maine coon
Jenis Kucing Maine Coon

Selanjutnya ada kucing Maine coon yang merupakan ras kucing raksasa yang berasal dari negara Maine, Amerika Serikat. Penampilan kucing ini mungkin terlihat garang tapi sebetulnya sangat lembut. Termasuk satu dari sekian banyaknya macam – macam jenis kucing di Indonesia yang sangat bersahabat dengan pemiliknya. Buat kamu yang masih belum tahu seperti apa kucing Maine coon ini, berikut adalah beberapa hal yang menggambarkan kucing ini:

  • Ukuran tubuhnya yang betul-betul besar karena itu disebut kucing raksasa. Bobot kucing jantannya 6-9 kilogram bahkan lebih. Sedangkan berat kucing betina sekitar 4-6 kilogram. Sementara dilihat dari ukuran panjangnya bisa mencapai 40 sampai 120 sentimeter.
  • Tidak hanya ukuran tubuhnya saja yang panjang tapi juga bulu-bulunya. Terbayang kan betapa menggemaskan kucing ini. Bulu-bulu lebat dan lembut tersebut bisa mencapai ukuran 7-10 sentimeter lho.
  • Maine coon suka bermain air dan bisa berenang. Tidak seperti kebanyakan kucing lainnya, Maine coon sangat berbeda. Terdapat mantel anti air pada setiap bulu-bulunya, sehingga membuatnya bisa berenang. Pastinya ketika kamu memelihara kucing ini tidak kerepotan lagi untuk membersihkannya atau memandikannya. Kamu juga bisa menyediakan kolam portable atau kolam kecil khusus buat si kucing agar bisa bermain air maupun berenang. Kalau kamu suka hujan-hujanan kamu pun bisa mengajak si Maine coon juga. Pasti ia akan sangat menyukai.
  • Punya kelainan polidaktili atau kelebihan jari kuku, dimana jumlah jari kaki Maine coon ada 6. Unik bukan? Tak jarang para penjual menggunakan keunikan tersebut untuk mendapatkan harga jual yang tinggi.
  • Sebagian besar Maine coon tidak menyukai ketinggian. Tapi mereka tidak merasa keberatan untuk menaiki tangga di rumah.
  • Suka sekali mencari perhatian sang pemilik. Ia bahkan akan mengikuti si pemilik dan cari-cari perhatian jika tidak diperhatikan.

Sama seperti kucing-kucing lainnya, Maine coon juga memerlukan perawatan tersendiri agar tidak mudah sakit. Selain itu, perawatan ini ditujukan pula untuk memelihara bulu si kucing agar semakin indah dan tentu tidak rontok. Berikut selengkapnya:

  • Berikan makanan yang seimbang dan bernutrisi. Kamu bisa memberikan aneka ikan-ikan, daging ataupun makanan kemasan khusus untuk si kucing.
  • Kondisikan kebersihan kandang jangan lupa secara berkala untuk mencuci kandang beserta peralatan makannya. Sebab kalau kandangnya bau dan kotor, juga akan berefek ke si Maine coon. Tentunya kamu tak ingin jika si kucing mahal ini terlihat kotor kan?
  • Mandikan secara rutin dan gunakan shampoo khusus untuk si kucing agar bulu-bulu makin indah dan terawat dengan baik
  • Berikan vaksinasi untuk menunjang daya tahan tubuhnya dan supaya tidak mudah sakit.
  • Ajak jalan-jalan atau bermain karena si Maine coon suka sekali cari perhatian pemiliknya. Jangan biarkan kucing lama-lama sendirian ya.

Berapa Harga Kucing-Kucing Populer Itu?

Setelah mengetahui macam-macam kucing beserta karakteristik dan perawatannya yang selanjutnya adalah mencari tahu harganya. Sebab jenis-jenis kucing di Indonesia dan harganya satu dan lainnya tidak sama. Rata-rata terbilang mahal ada yang ratusan ribu rupiah bahkan sampai di nominal puluhan juta rupiah. Wajar saja karena kucing-kucing tersebut memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Bahkan cocok dijadikan teman bermain di rumah.

Sebagai pemula yang akan membeli kucing, sebaiknya hati-hati agar tidak salah beli. Karena itu sangat penting untuk mengenali karakteristik si kucing sebelum dibeli. Sebab sama-sama menggemaskan tapi masing-masing memiliki kepribadian yang berbeda. Tidak hanya itu saja, beda varian kucingnya beda pula harganya. Jangan sampai kamu tertipu dengan harga murah tapi tidak sesuai dengan jenis hewan peliharaan yang diinginkan.

Selanjutnya, kamu juga harus tahu kalau beda kucing beda juga perawatannya. Sedangkan dari segi makanan, mungkin hampir sama. Bisa kamu buatkan sendiri maupun beli kemasan instan. Jadi bagaimana, jenis kucing menggemaskan yang manakah yang menarik untuk dipelihara di rumah? Ada kucing Persia dan anggora yang sangat populer dan jadi primadona ataukah kucing langka jenis siam, ragdoll dan Maine coon?