Mengenal Karakteristik Kucing dan Perilakunya

Diposting pada 16 views
Bagikan artikel ini

Karakteristik kucing berbeda-beda sesuai jenisnya. Selain itu, perilaku kucing ternyata bisa diketahui dengan melihat bulunya. Baik dari pola, warna ataupun panjang bulu, kucing memiliki ciri khas dan tingkah laku yang berbeda-beda. Mari kita simak penjelasannya.

Karakteristik Kucing
Karakteristik kucing

Karakteristik Kucing

Kucing dengan berbagai jenisnya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki kucing berdasarkan jenisnya.

Kucing Domestik

Kucing domestik atau kucing rumahan adalah kucing hasil keturunan campuran dari berbagai jenis ras kucing. Oleh karena itu, kucing ini tidak dianggap sebagai kucing ras. Melainkan bisa diklasifikasikan sebagai kucing campuran.

Tidak ada yang tahu pasti mengenai asal maupun jenis campuran dari kucing domestik. Sebagian besar para ahli percaya bahwa kucing ini merupakan keturunan asli dari Felis silvestri lybica, yaitu kucing liar yang berasal dari daratan Afrika.

Kucing yang mempunyai ilmiah Felis catus ini tersebar ada di seluruh dunia. Kucing ini biasa disebut kucing moggy. Kucing moggy memiliki ukuran, warna, maupun panjang bulu berbeda-beda di setiap masing-masing negara.

Kucing domestik dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu kucing berbulu pendek dan kucing berbulu panjang. Kucing berbulu pendek adalah jenis kucing domestik yang memiliki bulu berukuran pendek. Kucing ini terbiasa hidup di kawasan beriklim tropis, termasuk Indonesia.

Sedangkan kucing berbulu panjang adalah kucing ras campuran yang mempunyai bulu berukuran panjang. Kucing ini terbiasa hidup di wilayah dengan iklim dingin seperti di daratan Eropa. Di sana, kucing ini juga bisa disebut domestic longhair atau moggy bulu panjang.

Karakteristik yang dimiliki kucing domestik antara lain:

  • Memiliki bentuk wajah yang kecil dan lonjong.
  • Ukuran tubuhnya pendek sedangkan lehernya kecil.
  • Mempunyai hidung yang lebih panjang dari kucing ras.
  • Memiliki otot yang kuat.
  • Relatif lebih sehat dan tidak mudah sakit.
  • Merupakan salah satu hewan karnivora yang hebat dalam menyergap mangsanya.
  • Bulunya bisa tegak dengan penggung melengkung agar terlihat lebih besar saat berkelahi

Kucing Ras

Kucing ras adalah kucing domestik yang berasal dari keturunan ras aslinya. Kucing ini telah mendapatkan pengakuan berupa sertifikat resmi dari organisasi kucing internasional. Kucing ras ada banyak jenisnya, diantaranya seperti kucing Persia, kucing anggora, kucing ragdoll, kucing munchkin hingga kucing maine coon.

Kucing ras kebanyakan berasal dari luar negeri. Meski harga dan perawatannya mahal, kucing ras banyak dijadikan peliharaan karena dianggap lucu. Selain itu, kebanyakan kucing ras memiliki bulu yang panjang dan lembut sehingga orang-orang lebih suka memelihara kucing ras.

Kucing ras memiliki karakteristik diantaranya sebagai berikut:

  • Memiliki tubuh yang besar.
  • Memiliki pundak leher yang lebar.
  • Rata-rata memiliki wajah berbentuk bulat, walaupun beberapa jenisnya mempunyai wajah lonjong seperti kucing anggora, maine coon, dan sebagainya.
  • Pada umumnya kucing ras mempunyai bulu yang panjang dan lebat, meskipun ada juga jenis kucing ras yang memiliki bulu pendek.
  • Memiliki bola mata dengan bermacam-macam warna, seperti kuning, biru, emas, perah, serta hijau.

Kucing Mixdome

Kucing mixdome adalah kucing keturunan campuran atau hasil perkawinan silang antara kucing domestik dengan kucing ras. Genetik bulu kucing mixdome mengikuti pola dan warna bulu induknya.

Kucing mixdome juga diakui oleh organisasi kucing internasional dan ada sertifikatnya. Untuk harganya, kucing mixdome lebih terjangkau dan perawatannya juga lebih murah dari kucing ras. Selain itu, umur kucing mixdome lebih panjang sekitar 14-20 tahun.

Beberapa kucing mixdome yang banyak dipelihara yaitu:

  • Kucing kampung mix kucing Persia
  • Kucing anggora mix kucing Persia
  • Kucing kampung mix kucing anggora
  • Dan lain sebagainya.

Kucing mixdome memiliki beberapa karakteristik kucing yang cukup menonjol, diantaranya yaitu:

  • Ekornya memiliki bulu yang lebar.
  • Ukuran tubuhnya lebih kecil daripada kucing ras aslinya.
  • Memiliki bola mata yang cenderung lebih gelap dibandingkan kucing ras aslinya.
  • Memiliki bola mata berwarna kuning, coklat, atau hitam.
Karakteristik Kucing
Karakteristik Kucing berdasarkan warna bulunya

Perilaku Kucing Berdasarkan Warna Bulunya

Dari berbagai jenis kucing di atas, mereka memiliki pola dan warna bulu yang berbeda. Pola dan warna bulu ini berhubungan kuat dengan kepribadian atau sifat yang dimiliki kucing tersebut. Berikut ini adalah karakter sifat kucing berdasarkan warna bulunya.

Kucing Belang (Tortoiseshell/Tortie)

Kucing belang memiliki bulu perpaduan warna hitam, oranye, cokelat, dan putih. Kucing ini kepribadiannya mudah berubah, sangat aktif, mandiri, agak pemarah, berkemauan keras serta posesif terhadap pemiliknya. Mereka juga bisa sangat cerewet dan kerap cari perhatian dengan mendesis atau mendengkur dengan keras.

Kucing Hitam

Meski kerap menyendiri, kucing hitam sangat aktif dan ahli berburu. Kucing hitam lebih ramah daripada kucing warna lain dan lebih mudah untuk dijinakkan. Sehingga jika sudah dipelihara, kucing hitam bisa sangat menyayangi pemiliknya.

Kucing Putih

Sebagian kucing putih bermata biru dan odd­-eyes (mata dengan dua warna kuning-biru) memiliki risiko tuli (congenital deafness) dan ada yang mempunyai penglihatan buruk. Oleh karenanya, kucing putih biasanya pemalu dan sering terlihat gelisah. Selain itu, Kucing putih sangat manja dan lengket pada pemiliknya.

Kucing Belang Tiga (Calico)

Kucing belang tiga memiliki bulu perpaduan warna kuning, putih dan hitam. Uniknya, sebagian besar kucing belang tiga berjenis kelamin betina sedangkan yang jantan sangat sedikit jumlahnya. Kucing calico betina memiliki perilaku santai dan tentang.  Mereka bisa menunjukkan rasa penuh kasih sayang kepada pemiliknya serta bersikap baik terhadap sesama kucing.

Kucing Abu-Abu

Kucing berwarna abu-abu suka bermain dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Kucing ini sangat aktif dan suka mengganggu kucing lain. Meski begitu, kucing ini juga bisa terlihat tenang dan dewasa di waktu tertentu.

Kucing Coklat

Kucing berwarna coklat sangat ramah dan menyenangkan untuk dipelihara. Kucing ini suka sekali mencari perhatian pada pemiliknya. Sayangnya, kucing coklat tidak mudah ditemukan.

Kucing Abu-Abu Putih dan Hitam Putih

Kucing ini sedikit penakut dan pemalu tetapi pandai dan sangat aktif. Mereka suka berteman dengan sesama kucing maupun dengan manusia. Bisa dibilang kucing ini cinta damai karena tidak suka berkelahi dengan kucing lain.

Kucing Oranye/Kuning

Kucing jantan berwarna oranye mudah marah, agresif, tegas dan bisa mengeong dengan sangat keras. Sebaliknya, kucing betina berwarna oranye lebih kalem dan jauh lebih tenang. Mereka suka dielus tetapi tidak suka digendong atau dipeluk. Kucing ini tidak terlalu suka berburu sehingga sering disebut kucing pemalas.

Kucing Siam (Seal Points)

Kucing siam memiliki perpaduan warna bulu coklat kehitaman dan putih pucat dengan spot gelap di sekitar wajah, kaki dan ekornya. Kucing siam memiliki sifat lembut, cerdas, penuh kasih sayang, dan bisa diajak jalan-jalan seperti anjing. Meski begitu mereka bisa sangat posesif kepada pemiliknya.

Kucing Tabby

Kucing tabby memiliki pola bulu garis-garis dengan warna belang seperti pada harimau. Mereka bisa menjadi teman yang baik bagi manusia karena tingkahnya yang lucu, pintar, dan penuh kasih sayang. Meski begitu mereka cenderung agresif, kerap menyendiri, dan suka berburu.

Demikian mengenai karakteristik kucing dan cara mengetahui sifat kucing melalui warna bulunya. Semoga penjelasan di atas bisa membantumu untuk memilih kucing yang akan dijadikan peliharaan.