Kucing Balinese: Sejarah, Ciri, Sifat, Karakter dan Cara Merawat

  80 views
Bagikan artikel ini

Sifat dan karakter kucing balinese yang tidak kamu ketahui. Bagi pencinta kucing pasti sudah tidak asing dengan jenis kucing ini. Kucing balinese atau yang biasa disebut dengan kucing bali merupakan kucing anggun dan lucu yang memiliki bentuk tubuh agak ramping serta mempunyai bulu halus berkilau. Kucing ini banyak disamakan dengan siam karena bentuk tubuh dan warna bulunya yang tak jauh berbeda. Padahal sebenarnya kedua kucing tersebut sangatlah berbeda.

Pada kucing balinese bulu di seluruh tubuhnya cenderung lebih panjang dan berkilau. Sedangkan bulu pada siam cenderung lebih pendek. Perawakan dan tampilannya yang hampir sama ini dikarenakan balinese ini merupakan kucing mutasi alami akibat perubahan genetik ras siam sehingga banyak yang keliru antara ras siam dan balinese. Agar tak kesulitan membedakan jenis kucing tersebut simak informasi di bawah ini.

Kucing Balinese
Kucing Balinese

Sejarah Kucing Balinese

Kucing bali dahulunya lebih dikenal dengan kucing panjang siam. Pada tahun 1920 kucing ini dianggap aneh oleh banyak orang dan tak ada seorangpun yang berupaya untuk mengembangbiakkan kucing ras tersebut. Saking anehnya bahkan ia diperjualbelikan dengan harga yang rendah seperti kucing biasa pada umumnya.

Namun, sekitar tahun 1950 terdapat dua orang yang bertekad untuk melakukan pembiakan kucing ini agar lebih banyak diminati. Mereka adalah Helen Smith yang berasal dari MerryNews Cattery, New York dan Marison Dorsey yang berasal dari Rai-Mar Cattery, California. Kemudian Helen memberikan nama ras kucing tersebut dengan Balinese.

Baca juga:  Kucing Burmilla: Sejarah, Ciri, Cara Merawat, dan Harga

Alasan di balik nama balinese sendiri, karena Helen terinspirasi dari keanggunan dan lemah gemulai para penari Bali saat menari. Setelah berhasil, kemudian ras balinese ini semakin populer dan banyak diminati, bahkan banyak para peternak yang menyempurnakan dan mencoba agar karakteristik kucing balinese ini lebih baik lagi.

Kucing ini memiliki sedikit perbedaan yang terlihat nyata dari kucing induknya. Oleh sebab itu, kucing jenis ini tidak lagi disebut dengan kucing panjang siam. Kucing hasil mutasi ini telah diberikan Championship pada tahun 1961 oleh Cat Fancier’s Federation.

Jenis Kucing Balinese

Kucing bali yang berasal dari Amerika Serikat ini pada umumnya terbagi menjadi dua, yaitu jenis balinese tradisional dan balinese modern. Meskipun masih satu ras, nyatanya dua jenis kucing ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Kucing Balinese Tradisional

Hampir sama dengan ras terdahulunya yaitu siamese tradisional, kucing balinese tradisional ini mempunyai tubuh kuat dan badannya lebih berat. Selain itu, badan balinese tradisional jauh lebih tegap dengan kepala bulat sebagai ciri khasnya. Jika dibandingkan dengan ras modern, telinga balinese tradisional jauh lebih mungil dan agak lebar.

Perbedaan yang paling ketara yaitu bulunya yang bisa dikategorikan dalam kategori sedang. Seluruh tubuh kucing ras balinese tradisional ditutupi bulu halus yang panjangnya sekitar 5cm atau lebih.

Kucing Balinese Modern

Jenis balinese modern mempunyai tampilan yang unik. Selain bentuk tubuhnya yang ramping, pada bagian kepala dan tubuh bulunya cenderung lebih pendek, sedangkan pada bagian ekor bulunya lebih panjang. 

Ciri Khas Kucing Balinese

Kucing balinese ini memiliki bentuk tubuh ramping seperti tabung. Kucing jenis ini memiliki badan yang kuat dan agak berat. Bulu cantik dan indah yang panjangnya sedang menutup seluruh tubuhnya. Pada bagian kepala, bentuknya bulat dan segitiga dengan telinga yang tegap.

Ciri khas yang unik pada kucing ini terletak pada matanya seperti almond yang memiliki warna-warna menawan seperti ungu, hijau, coklat dan biru. Setiap bagian kucing ini mulai dari wajah, telinga, ekor hingga bulunya memiliki ciri tersendiri dengan penampilan khas yang sangat menawan. 

Baca juga:  Kucing Korat: Si Kucing Pembawa Keberuntungan!

Sifat dan Karakter Kucing Balinese

Kucing Bali

Riang dan senang bermain

Memelihara kucing satu ini tidak akan pernah kecewa. Kucing yang selalu riang dan sangat senang bermain ini akan mengembalikan mood si pemilik atau yang mengajaknya bermain. Ia akan mengikuti gerak-gerik kaki kemana saja. Meskipun begitu, balinese juga memiliki kepekaan yang cukup kuat, oleh karena itu ia selalu waspada dari gerakan di luar yang mencurigakan.

Ramah dan anggun

Berbeda dengan ras siam yang cenderung pemalas dan cuek, balinese ini lebih ramah dan mudah akrab dengan orang yang ditemuinya. Dengan gayanya yang anggun dan sifatnya yang supel membuatnya banyak dicintai oleh banyak orang baik peternak atau penggemar kucing khususnya.

Pintar

Salah satu daya tarik yang membuat kucing ini banyak disukai adalah kepintarannya. Kucing ini mudah menangkap instruksi yang diberikan oleh pelatihnya. Selain itu, ia juga sangat gemar bermain permainan yang membutuhkan waktu lama untuk memecahkannya seperti puzzle atau mencari perbedaan suatu benda.

Alteltis dan lincah

Bermain dan melompat kesana kemari adalah aktivitas yang biasa dilakukan kucing balinese ini. Ia cukup atletis serta lincah, dengan kakinya yang kecil ia sangat gemar melompat atau berguling-guling sambil bermain dengan ekor panjangnya yang ditumbuhi bulu halus dan berkilau. Bermain atau berolahraga dengannya tidak akan terasa lelah, sebab sikap yang lucu dan menggemaskan.

Manja

Sama halnya dengan hewan peliharaan pada umumnya, kucing ini memiliki sifat yang cukup manja. Ia sangat senang jika tubuhnya dielus baik di kepala atau bagian tubuh lainnya. Selain dielus, ia juga gemar mengikuti langkah kaki pemiliknya dan meminta untuk digendong. Sikapnya yang sangat manis dan manja ini seringkali muncul saat pemiliknya bersantai sambil nonton tv.

Baca juga:  Mengenal Lebih Dalam Kucing Bulu Dawai Amerika, Kucing yang Menggemaskan!

Cara Merawat Kucing Balinese

Kucing Bali

Beri perhatian dan banyak permainan

Jika dilihat dari sifatnya yang manja, lincah dan senang bermain maka bisa dipastikan jika merawat kucing ini harus penuh kasih sayang layaknya anak kecil. Penting bagi pemiliknya untuk memberikan perhatian dan permainan yang membuatnya terus bergerak dan berbagai mainan menarik lainnya.

Melatihnya dengan hal positif

Kepribadian kucing yang pintar ini bisa dimanfaatkan dengan melatihnya dengan kegiatan atau hal-hal positif. Akan lebih mudah mengatur dan mengendalikan kucing tersebut jika sudah dilatih dengan metode yang tepat. Meskipun terkadang masih ada beberapa kesalahan dan penjelasan yang sulit ditangkap, tingkah konyolnya akan menghibur dan bisa menghilangkan kekesalan.

Sisir bulu seminggu sekali

Seperti yang telah diketahui, kucing balinese memiliki bulu dengan panjang sedang yang halus dan merata. Mungkin bukan hal baru jika bulu kucing sering rontok, hal tersebut juga terjadi pada kucing ini. Umumnya bulu kucing ini rontok tidak teratur atau musiman oleh karena itu tidak perawatannya tidak terlalu sulit.

Bersihkan bulu di seluruh tubuh kucing balinese paling tidak seminggu sekali dengan cara menyisirnya. Cara tersebut sudah cukup untuk menjaga bulu kucing dalam kondisi yang cukup baik. Kucing ini tidak memiliki lapisan bawah pada bulunya, sehingga ia tak rentan pada bulu rontok ataupun kusut seperti kucing pada umumnya.

Penutup

Demikianlah ulasan tentang kucing bali atau kucing balinese mulai dari sejarah, jenis, sifat dan karakter yang dimilikinya. Setelah memutuskan jenis mana balinese mana yang akan kamu pilih nantinya, pastikan merawatnya dengan baik dan benar. Selain sebagai hewan peliharaan, kucing tersebut juga sebagai teman yang bisa memperbaiki mood kembali naik.