Kenali 4 Macam Kucing Persia yang Wajib Diketahui!

 
Bagikan artikel ini

Kenali 4 macam kucing Persia yang wajib diketahui! Popularitas kucing Persia memang tak perlu diragukan lagi. Kucing menggemaskan ini cukup banyak dipelihara oleh sebagian besar. Pasalnya kucing tersebut memiliki bulu lembut dan tebal serta menggemaskan layaknya boneka saja. Tapi tahukah kamu, kalau jenis kucing ini ada banyak? Kira-kira apa saja ya?

Kucing Persia
Kucing Persia

Kenali 4 Jenis Kucing Persia

Umumnya karakter dari kucing jenis Persia cenderung tenang, manja dan suka menempel ke pemiliknya. Di samping itu, kucing ini dibedakan menjadi empat macam dan masing-masing punya kriteria khasnya tersendiri, diantaranya adalah kucing persia himalaya, kucing persia peaknose, kucing persia flatnose, dan kucing persia medium. Untuk informasi selengkapnya kamu bisa lihat dibawah ini.

Kucing Persia Himalaya

Kucing Persia Himalaya
Jenis Kucing Persia Himalaya

Ada berbagai macam jenis kucing yang disukai oleh kebanyakan orang. Satu diantaranya adalah Persia Himalaya. Dulu, kucing ini dikenal dengan sebutan colour point Persian sebelum seperti sebutan sekarang ini. Di samping itu, jenis kucing ini sangat unik dan tidak kalah istimewa dengan kucing Persia yang lainnya. Misalkan saja Persia medium.

Perbedaan Persia Himalaya Dan Medium

Kucing Persia jenis Himalaya dengan medium jelas punya keunikan masing-masing. Berikut adalah ciri-ciri dari Persia jenis Himalaya:

  1. Mempunyai bentuk tubuh besar atau gemuk dan tulangnya kuat dengan bobot tubuh bisa 4 sampai 6 kg
  2. Ukuran kaki pendek layaknya Persia pada umumnya. Tak heran jika kucing ini sulit melompat. Warna kakinya pun lebih gelap jika dibandingkan dengan warna tubuhnya.
  3. Bentuk kepala bulat penuh dengan hidung pesek. Warna bagian kepala dominan cokelat dengan putih.
  4. Bagian daun telinga berwarna gelap dan ukurannya pendek.
  5. Di bagian mata, kucing ini punya warna biru dan bulat agak besar. Karena itulah binatang menggemaskan ini sering disebut dengan kucing Persia Himalaya mata biru.

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh Persia jenis Himalaya. Lalu, apakah perbedaannya dengan Persia medium? Berikut untuk ciri-ciri yang dimiliki oleh Persia medium:

  1. Mempunyai bentuk hidung yang tidak terlalu pesek namun juga tidak terlalu mancung. Dengan hidungnya yang mancung, moncongnya pun jauh lebih runcing.
  2. Bulunya sangat banyak dan paling lebat dibandingkan dengan Persia jenis Himalaya maupun lainnya.
  3. Ukuran kaki jauh lebih panjang dari pada Persia lain, termasuk jenis Himalaya.
  4. Persia medium dibedakan menjadi dua berdasarkan panjang bulu lebatnya. Untuk yang rambutnya pendek disebut shorthair dan longhair untuk Persia medium berbulu panjang.

Kucing jenis Persia medium dengan Himalaya sangat berbeda bukan? Sekarang kamu sudah tahu kan seperti apa perbedaan keduanya? Kira-kira dari segi harga mahal yang mana ya? Berapakah harga kucing Persia Himalaya mata biru itu? Umumnya harga Persia jenis Himalaya dibandrol dari angka satu jutaan ke atas, khususnya untuk anakan. Kalau dewasa bisa lebih mahal lagi.

Selain mengetahui harganya, memelihara kucing juga harus mengerti seperti apa dan bagaimana perawatannya. Karena bagaimanapun juga, hewan peliharaan harus dijaga dan diperhatikan agar senantiasa sehat. Apalagi untuk kucing mahal ini, bukan?

Cara Merawat Kucing Persia Himalaya

Sangat penting untuk memperhatikan perawatan si kucing agar tetap sehat dan tidak stres. Bukan hanya memberi makan dan minum setiap hari, tapi ada juga ada lainnya. Berikut selengkapnya:

  • Sediakan kandang atau tempat yang nyaman untuk si kucing. Tempat yang bersih, punya ventilasi udara bagus dan tidak lembab. Sebab dari tempat tinggal yang terjaga akan mempengaruhi kesehatan si kucing tersebut.
  • Tambahkan pasir khusus untuk kucing, dimana pasir itu nantinya akan membantu mengurangi bau tak sedap di kandang. Pasir tersebut akan lebih bagus jika dalam tiga hari sekali diganti. Kemudian jika ada kotoran di sana , segera buang agar tidak menimbulkan bau tak enak lebih lama.
  • Bersihkan kandang secara berkala. Bila perlu cuci agar bakteri yang menempel juga terbuang. Dengan wadah yang bersih, pastinya si kucing bakal lebih nyaman dan terminimalisir oleh resiko penyakit yang dapat mengancam.
  • Sedia alat makan dan minum yang tidak cekung, mengingat lidah kucing sangat pendek. Selain itu, bersihkan peralatan tersebut secara rutin agar tidak menimbulkan kotoran ataupun bau dari sisa-sisa makanan yang menempel.
  • Berikan vaksin sebagai upaya untuk menjaga kondisi si kucing. Sehingga daya tahan tubuhnya jauh lebih baik. Vaksinasi tersebut bisa kamu dapatkan ke dokter hewan ataupun pihak terkait.
  • Mandikan setidaknya seminggu sekali agar kucing makin bersih dan wangi. Memang, kucing punya cara sendiri untuk membersihkan tubuhnya. Tapi, dengan memandikannya bisa membersihkan badan si kucing lebih maksimal. Pakailah shampoo khusus agar bulu lebat si kucing Himalaya ini tidak rontok. Untuk bagian telinga yang sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan cotton bud yang telah dibasahi. Dengan begitu, daun telinga akan bersih. Kemudian untuk bagian kuku juga bisa dibersihkan dengan cotton bud. Kalau panjang kuku sudah berlebihan bisa dipotong pakai gunting kuku.

Perawatan Persia jenis Himalaya bisa kamu kerjakan sendiri di rumah atau membawanya ke salon hewan atau ke pet shop. Jasa mereka sangat bisa diandalkan untuk memberikan perawatan ke kucing yang dipelihara.

Ciri Ciri Kucing Persia Himalaya

Merupakan kucing jenis Persia yang khas dengan bagian bulunya yang tampak color point. Hal ini karena warna bulunya berpola pada bagian telinga, wajah, hidung, ekor sampai ujung kaki. Biasanya bagian yang berpola itu punya warna gelap seperti hitam maupun cokelat tua. Kemudian bagian tubuh lainnya berwarna putih atau cokelat muda. Bila dilihat secara sekilas, mungkin Persia Himalaya ini terlihat mirip kucing Siam. Tapi sebetulnya ada perbedaan lain. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  • Punya bulu yang lebat, tebal dan panjang. Apalagi bagian ekornya.
  • Ukuran hidung yang tidak begitu pesek bila dibandingkan dengan jenis Persia lainnya
  • Tubuhnya besar dengan berat mencapai 4-6 kg.
  • Bentuk kaki pendek dan sangat suka memanjat maupun melompat. Meski begitu, Persia Himalaya termasuk kucing yang jinak dan tenang.

Tips Memilih Kucing Persia Himalaya Yang Akan Dibeli

Setelah mengetahui varian, harga dan cara perawatannya kemudian ini segera membeli, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Supaya nantinya tidak salah pilih ataupun ketipu oleh seller yang tidak bertanggung jawab. Berikut adalah beberapa tips dalam memilih Persia jenis Himalaya:

  1. Pertama, siapkan terlebih dulu budgetnya.
  2. Ketahui harga Persia jenis Himalaya yang terbaru sebagai gambaran untuk mencari dan negosiasi jika diperlukan.
  3. Cari toko hewan terpercaya di sekitarmu. Karena lebih aman dan terawat.
  4. Cari kucing jenis Persia Himalaya yang diinginkan kemudian sesuaikan juga dengan anggaranmu. Kalau mau lebih terjangkau, kamu bisa pilih yang anakan.
  5. Kemudian ketahui jenis makanan apa yang biasanya diberikan. Agar ketika dipelihara di rumah bisa memberikan makanan yang sama.
  6. Setelah setuju untuk bertransaksi, jangan lupa meminta bukti pembelian atas kepemilikan kucing tersebut. Ini ditujukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kalau semisal di pet shop pertama kamu kurang cocok, kamu bisa mencari toko lainnya. Apalagi sekarang ada banyak dan mudah dijumpai, terutama di kota-kota besar. Jadi kamu tidak kesulitan untuk menemui kucing unik satu ini.

Selain membeli kucing di pet shop, sah-sah saja untuk beli ke perorangan. Hanya saja, harus lebih berhati-hati agar tidak kecewa. Karena itu, ada hal-hal yang patut diperhatikan ketika akan membeli kucing jenis Persia ini ke perorangan, seperti:

  1. Cari kucing jenis Himalaya atau Persia jenis Himalaya yang harganya sesuai dengan anggaranmu. Kalau sudah, kamu bisa mencari penjual kucing perorangan di internet maupun relasi lainnya. Kalau cocok, bisa ketemuan di tempat yang aman.
  2. Lihat kondisi fisik si kucing secara langsung. Cek apakah binatang lucu tersebut tampak sehat ataukah sebaliknya.
  3. Cari tahu harga pasaran dari kucing Persia Himalaya yang ditawarkan. Ajukan negosiasi harga untuk mendapatkan penawaran bagus.
  4. Setelah setuju membeli, mintalah bukti pembelian atas kucing tersebut. Jadi agar lebih terjamin kalau binatang tersebut sudah berpindah tangan.
  5. Ketahui juga makanan dan nutrisi apa saja yang biasa diberikan. Jadi Anda bisa memberikan yang sama ataupun nanti ingin diganti.
Baca juga:  Kucing Tonkin: Mengenal Ras Kucing Langka dan Pintar!

Diatas merupakan serangkaian penjelasan ciri, cara merawat dan tips ketika ingin membeli kucing persia himalaya maupun kucing lainnya. Bila perlu, kamu sekalian cari peralatan makan dan minum, makanannya, kandang maupun lainnya. Sebab ketika akan memelihara kucing, kamu tidak cukup hanya membeli kucing saja kan? Ada peralatan lain yang harus dipersiapkan agar si Persia Himalaya nyaman dan betah tinggal di rumah baru yaitu rumah akan kamu Persiapkan nantinya.

Kucing Persia Peaknose

Kucing Persia Peaknose
Kucing Persia Peaknose

Tahukah Kamu asal usul kucing Persia peaknose ini? Sebenarnya, kucing yang cukup berharga mahal untuk diadopsi ini berasal dari Persia, negara Iran. Tetapi kemudian kucing ini dikembangbiakkan di luar habitatnya yakni di negara AS dan juga Inggris, tepatnya setelah perang dunia kedua.

Ciri Ciri Kucing Persia Peaknose yang Harus Kamu Ketahui

Semua kucing tidak terkecuali kucing yang satu ini, memiliki cirinya tersendiri. Ciri-ciri yang dimiliki oleh kucing ini dianggap sangat cantik dan lucu sehingga banyak orang yang menyukainya dan banyak juga berbagai kontes kecantikan kucing yang menyertakan kucing jenis ini.

  1. Sifat kucing Persia peaknose ini sangat manja dan setia
  2. Sangat membutuhkan keberadaan pemiliknya, jika ditinggal kucing ini bisa stres
  3. Sifatnya cukup pemalas dan juga suka menyendiri
  4. Badannya cenderung gembul dan bulat
  5. Memiliki hidung yang pesek

Fakta Kucing Persia Peaknose

Setelah mengetahui tentang ciri-cirinya, akan sangat lengkap pengetahuan Kamu tentang kucing Persia peaknose ini juga sudah mengetahui tentang fakta-faktanya. Faktanya antara lain adalah sebagai berikut:

1. Merupakan salah satu dari beberapa jenis kucing Persia

Faktanya, ada beberapa jenis kucing Persia di dunia ini. Tetapi, salah satunya adalah kucing Persia peaknose ini. Jenis kucing ini sangat disukai karena hidungnya yang pesek dan badannya yang bulat karena tampak sangat menggemaskan.

2. Kucing introvert yang pemalas

Beberapa jenis kucing ada yang sangat aktif dan suka berlarian kesana kemari. Tetapi berbeda dengan kucing Persia peaknose ini. Ia memiliki sifat yang sangat pendiam ditambah dengan karakternya yang manja. Karena sifatnya itulah kemudian ia suka berdiam diri dan bermalas-malasan.

3. Memiliki ekspresi wajah yang jutek

Jika Kamu melihat kucing yang satu ini, mungkin Kamu berfikir bahwa ia sedang memasang wajah cemberut dan badmood. Sebenarnya, memang bentuk wajahnya yang seperti itu. Meskipun terlihat sangat tidak ramah dan jutek, faktanya kucing yang satu ini sangat ramah dan juga lemah lembut apabila dibandingkan dengan jenis kucing lainnya.

4. Memiliki kerentanan dalam sakit mata

Jenis kucing yang satu ini sangat mudah sakit, terutama sakit mata. Hal ini dikarenakan apabila ada debu yang masuk bergesekan dengan bulu di sekitar mata kucing bisa membuatnya mengalami luka. Selain itu, sakit mata yang mungkin dialami kucing lucu ini bisa juga disebabkan karena tersumbatnya duktus nasolakrimalis atau saluran yang mengalirkan air mata ke hidung.

Masalah saluran air mata tersebut sudah sebuah konsekuensi karena bentuk atau anatomi wajah kucing tersebut. Kedua penyebab tersebut dapat dikatakan sudah menjadi langganan bagi kucing Persia peaknose. Tetapi jika Kamu menemukan penyebab lainnya, jangan menunda untuk segera membawanya ke dokter hewan.

5. Harganya yang mahal

Tahukah Kamu bahwa ternyata untuk memiliki sebuah kucing yang satu ini harus mengeluarkan uang yang cukup banyak? Ya, dapat dikatakan, harganya sangat mahal apabila dibandingkan dengan kucing ras yang lainnya. Tetapi kenyataannya, meskipun mahal, banyak orang juga yang tetap menyukai dan membelinya.

Cara Merawat Kucing Persia Peaknose

Jika Kamu memiliki atau berniat memelihara kucing Persia peaknose ini, tentu Kamu harus tahu betul tentang bagaimana cara melakukan perawatannya. Hal ini tentunya bentuk sebagai pemilik kucing yang baik dan juga bertanggungjawab atas kesehatan dan kesejahteraan si kucing. Cara merawatnya antara lain adalah sebagai berikut:

1. Membersihkan bulu secara berkala

Sudah menjadi ciri khas bahwa bulu dari kucing Persia yang satu ini sangat indah dan menjadi alasan banyak yang memelihara. Maka dari itu, Kamu sebagai pemiliknya harus memperhatikan yang satu ini. Kamu harus membersihkan bulunya secara berkala untuk menjaganya tetap indah.

Bagaimanakah caranya? Mudah saja, Kamu cukup melakukan suatu rutinitas untuk menyikat atau menyisir pada bulunya pada periode tertentu. Kamu juga bisa menghilangkan bulu yang menggumpal di tubuh kucing. Kamu bisa melakukan ini 3-4 kali dalam seminggu.

2. Membersihkan telinga

Telinga bagi kucing adalah bagian yang sangat penting. Telinga yang kotor juga bisa menyebabkan berbagai penyakit. Maka dari itu, Kamu harus senantiasa mengecek kebersihan telinga peaknose Kamu dan membersihkannya dalam jangka waktu tertentu/

3. Memotong kuku

Meskipun kucing ini cukup pemalas, tetapi Kamu juga harus tetap memperhatikan masalah kukunya. Karena pada faktanya, kucing ini juga suka mencakar. Maka dari itu, Kamu harus memotong kukunya secara berkala supaya tetap pendek dan juga rapi.

4. Menjaga kebersihan kandang atau tempat tidur kucing Persia peaknose

Yang tidak kalah pentingnya untuk Kamu jaga adalah kebersihan dari kandang kucing Kamu . Jika kebersihannya tidak terjaga, maka akan rawan timbul kuman dan kotoran yang bisa mempengaruhi kesehatan kucing Persia pesek Kamu.

5. Memberikan vitamin

Kucing Kamu juga perlu diberikan vitamin. Hal ini agar kucing Kamu tetap sehat dan juga memiliki sistem imun yang kuat. Selain itu, pemberian vitamin yang rutin juga akan membuat kucing Kamu memiliki selera makan yang baik. Pertumbuhan kucing juga akan semakin baik yang mana berdampak semakin menggemaskan penampilannya.

6. Memberikan vaksin dan juga obat cacing

Bukan hanya manusia saja yang membutuhkan vaksin. Kucing juga membutuhkan  hal tersebut supaya tetap sehat dan tidak terkena virus yang menyebabkan penyakit. Selain itu, juga perlu diberikan obat cacing supaya pencernaan kucing Persia peaknose Kamu tidak terganggu. Pemberian kedua hal ini sebaiknya diberikan baik saat baru lahir ataupun ketika Kamu mulai mengadopsinya.

7. Mengecek kesehatan secara rutin

Yang selanjutnya harus Kamu lakukan adalah rutin mengecek kesehatan si pesek ini. Kamu bisa menjadwalkannya semisal tiga bulan sekali. Ini harus Kamu lakukan meskipun nampaknya kucing kesayangan Kamu sedang baik-baik saja dan tidak mengalami masalah kesehatan.

8. Treatment khusus jamur

Tahukah Kamu bahwa peaknose ini termasuk kucing yang rawan terkena penyakit jamur kulit. Tentu Kamu tidak ingin hal ini terjadi pada kucing kesayangan Kamu. Maka dari itu, berikanlah treatment anti jamur yang mana bisa Kamu lakukan di klinik hewan atau di tempat dokter hewan Kamu biasanya.

Itulah ciri, fakta, dan juga cara merawat peaknose yang harus Kamu ketahui. Kucing yang memiliki ciri menonjol yaitu hidung pesek dan muka bulat ini memang sangat menggemaskan untuk dipelihara.

Kucing Persia flatnose

Kucing Persia Flatnose
Jenis Kucing Persia Flatnose

Mungkin ketika melihat kucing ini akan terlihat jelas bagian hidung yang pesek. Bahkan ukurannya itu kecil dan hampir sejajar dengan matanya. Meski begitu, kucing ini tetap terlihat lucu nan menggemaskan.

Ciri ciri kucing Persia Flatnose

Untuk kamu yang memang ini merawat kucing persia flatnose, ada baiknya kamu kenali ciri-ciri kucing persia flatnose sebelum hendak memeliharanya. Dengan mengetahui ciri dari kucing ini tentu akan terhindar dari kesalahan atau kekeliaruan pada saat kamu hendark membelinya. Ciri yang dimiliki kucing ini adalah:

  • Bentuk kepala sedikit kotak sehingga membuat bagian pipi terlihat lebih gendut atau chubby.
  • Bagian mata dan telinga kecil lalu untuk telinganya meruncing.
  • Postur badan gemuk dan kaki sedang tidak terlalu pendek maupun panjang. Jadi terlihat pendek sebab tubuhnya gemuk.
  • Karakternya cenderung lebih aktif dan suka melompat, memanjat maupun bermain dengan benda-benda di sekitar.

Cara Merawat Kucing Persia Flatnose

Cara merawat kucing persia flatnose sebenarnya tidak terlalu sulit karena hampir sama juga dengan perawatan kucing persia jenis lainnya. Berikut dibawah ini cara merawat kucing persia flatnose yang dapat kamu terapkan padanya:

  1. Memberikan makan secara teratur
  2. Memandikan kucing 1 minggu sekali
  3. Menyisir bulu kucing
  4. Membersihkan tempat tinggalnya
  5. Membersihkan tempat pup si kucing
  6. Membersihkan mata dan hidungnya
  7. Mengajak kucing untuk bermain
  8. Berikan vaksinasi
  9. Cek selalu kesehatannya

Kucing Persia Medium

Kucing Persia Medium
Jenis Kucing Persia Medium

Apa kamu pernah mendengar kucing Persia medium sebelumnya? Yap, kucing ini merupakan jenis kucing Persia yang terdapat di Indonesia. Kucing ini juga memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan kucing Persia pada umumnya.

Kucing Persia medium merupakan hasil kawin silang antara kucing Persia asli dengan kucing lokal berhidung mancung yang ada di tanah air. Perbedaan yang cukup menonjol terletak pada hidungnya. Nah, kamu pasti bertanya-tanya kenapa demikian? Karena hidung kucing Persia medium lebih cenderung mancung sedangkan kucing Persia asli berhidung pesek.

Lalu, apa ciri-ciri kucing jenis Persia medium? Bagaimana cara merawatnya? Serta berapa harganya? Dari pada bikin kalian semua penasaran, mari langsung kita simak penjelasannya berdasarkan ulasan di bawah ini ya.

Baca juga:  Keragaman Kucing Hutan yang Hampir Punah! Wajib Diketahui!

Ciri Ciri Kucing Persia Medium

Sebelum kita membahas lebih jauh, perlu kamu ketahui bahwa kucing jenis Persia medium itu ada 2 jenis. Apa saja? Yakni Persia medium short hair dan Persia medium long hair.

Apa yang membedakan ke 2 jenis kucing tersebut? Yang membedakan adalah pada bulu kucing itu. Kucing Persia medium short hair mempunyai bulu yang pendek, sedangkan kucing Persia medium long hair bulunya panjang dan lebat.

Berbeda dari jenis Persia sebelumnya, Persia medium ini justru hidungnya tidak pesek tapi juga tidak mancung. Ciri fisik kucing Persia medium, antara lain yaitu:

  • Bulunya juga lebih lebat dan panjang tak seperti jenis kucing Persia yang asli.
  • Ukuran kaki jenis kucing ini lebih panjang dan sedikit lebih besar bila dibandingkan dengan kucing lokal.
  • Telinga kucing ini lebih besar serta saling berdekatan.
  • Bentuk mukanya juga berbeda sebab hidungnya lebih mancung dan moncongnya juga lebih runcing. Jenis Persia medium dibedakan lagi jadi dua yaitu kucing Persia medium bulu pendek atau shorthair dan Persia bulu panjang atau long hair.

Cara Merawat Kucing Persia Medium

Cara merawat kucing Persia ini sebenarnya tak jauh beda dengan perawatan yang dilakukan untuk kucing Persia asli. Bagi kamu yang masih awam, tak perlu khawatir. Pasalnya, cara perawatan kucing Persia medium bagi pemula relatif lebih mudah yaitu:

1. Siapkan kandang yang baik

Langkah awal untuk merawat kucing jenis ini adalah memilih kandang yang baik. Kandang merupakan tempat bagi kucing untuk beristirahat, terutama pada waktu malam hari.

Jadi kamu perlu menyiapkan kandang yang luas dan nyaman baginya. Buat ia agar selalu merasa nyaman dengan tempat tinggalnya ya cat lovers!

2. Siapkan pasir khusus kucing

Pasir kucing biasanya dipakai sebagai tempat buang air besar atau BAB. Pasir yang digunakan juga merupakan pasir khusus, bukan pasir bahan bangunan ya cat lovers!

Pilih pasir kucing yang lembut dengan butiran halus. Pastikan untuk menyaring pasir kucing terlebih dahulu sebelum membuang kotorannya. Sehingga kotoran mudah untuk dibersihkan jadi tak ada pasir yang terkumpul.

3. Stok makanan yang cukup

Cara selanjutnya adalah menyediakan makanan yang cukup untuk kucing. Pilih makanan yang bagus untuk kucing Persia medium, karena hal ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhannnya.

Usahakan untuk memberikan jenis makanan yang bervariasi supaya ia tak mudah bosan. Perhatikan pula kadar nutrisi di dalam makanan tersebut. Bila asupan makanan dan nutrisinya tercukupi maka kucing Persia medium akan tumbuh dengan baik dan sehat. Kamu semua tentu senang kan?

4. Menjaga mood kucing

Untuk menjaga mood kucing dengan mudah adalah mengajak ia bermain. Atau cara yang paling mudah kamu hanya perlu memberinya mainan. Akan tetapi, jangan coba-coba untuk memberikan sesuatu yang aneh atau menakutkan, misalnya timun.

Kenapa? Karena mungkin saja si kucing takut dengan timun. So, tetap jaga dan jangan sampai membuatnya gelisah sehingga ia akan merasa tegang.

5. Menjaga kebersihan kandang

Cat lovers, ingat saat merawat kucing jenis ini, kamu pastikan untuk selalu rutin membersihkan kandang. Karena kandang yang kotor dapat digunakan sebagai sarang berbagai macam bibit penyakit dan virus, iihh serem kan?

Maka dari itu kamu harus membersihkan kandang dengan hati-hati, dan jika perlu semprotkan desinfektan supaya kuman-kuman yang nempel di situ langsung mati.

6. Ajak ke dokter hewan

Para cat lovers, mengajak kucing ke dokter itu tak melulu saat ia sakit saja lho! Kucing Persia medium yang nampak sehat, belum tentu ia benar-benar sehat.

Oleh sebab itu tak ada salahnya jika kamu mengajak si kucing pergi ke dokter hewan secara rutin. Agar kesehatannya selalu bisa dimonitor dengan baik dan tepat.

7. Mandikan kucing secara rutin

Meskipun di luar sana sudah berjamur salon grooming kucing, tetapi kamu harus bisa untuk memandikan kucing kesayanganmu di rumah. Caranya mudah kok, kamu hanya perlu siapkan air hangat dan shampoo khusus kucing.

Kucing Persia medium dapat dimandikan dua minggu sekali bila cuaca panas, dan sebulan sekali ketika musim penghujan. Dengan memandikan kucing secara rutin, maka akan mencegah ia  terserang penyakit atau bahkan kutu kucing. Tak hanya itu, bulu kucing juga menjadi lebih indah dan harum.

8. Menjemur kucing

Untuk menjaga sistem metabolisme pada tubuh kucing maka kamu perlu menjemur kucing di pagi hari. Tak perlu berjemur terlalu lama, cukup 10-15 menit saja supaya kucing tetap sehat dan bulunya tidak lembab.

Apabila bulu kucing Persia medium lembab, maka akan meningkatkan resiko kucing terserang kutu dan jamur. Akibatnya bulu kucing pada rontok serta muncul banyak ruam yang bisa mengganggu kesehatan kucing.

9. Vaksinasi

Ada beragam jenis vaksin yang bisa kamu berikan untuk kucing Persia medium. Kamu bisa berkonsultasi kepada dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi.

Kucing Persia medium dapat diberi vaksinasi mulai umur 6-8 minggu. Itu dikarenakan anak kucing masih mempunyai kekebalan tubuh yang masih lemah. Vaksinasi juga merupakan salah satu pencegahan yang paling efektif untuk berbagai masalah kesehatan.

10. Memberi jodoh

Tak hanya manusia saja yang hidup berpasang-pasangan. Saat kucing Persia medium mencapai umur 1 tahun, maka ia layak untuk dicarikan jodoh. Pasalnya, pada usia itu kucing akan berada pada puncak birahinya. Sehingga ia butuh pasangan untuk berkembangbiak.

Selain itu hal ini juga bertujuan untuk melestarikan jenisnya. Kamu bisa memberikan ia pasangan dengan kucing dari ras yang sama. Ingat selalu cara perawatan kucing Persia medium yang satu ini ya.

Cara Merawat Kucing Persia Agar Bulu Tidak Rontok

Memberikan perawatan yang terbaik untuk si kucing sangatlah penting. Jika tidak, maka bulunya bisa gampang rontok dimana-mana bahkan jatuh sakit. Tentunya tak mau seperti itu kan? Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk merawat Kucing Persia yang cukup mudah dan hampir mirip seperti perawatan Anggora:

  • Siapkan kandang khusus dengan ukuran yang memadai. Sebab kandang tersebut menjadi tempat beristirahat. Jadi berikan tempat senyaman mungkin seperti punya ventilasi udara, dapat sinar matahari dan lainnya.
  • Sediakan tempat makan dan minum yang terpisah, jadi tidak dicampur. Selalu tempatkan diposisi yang sama agar mudah dikenali oleh si kucing. Selain itu, pilih tempat makan juga minum yang tidak terlalu cekung mengingat lidah si kucing cukup pendek. Sehingga memudahkannya untuk mengambil makanan dan minuman.
  • Bersihkan kandang dan peralatan makan si kucing secara teratur agar kebersihan tempat tinggal kucing betul-betul terkondisikan.
  • Siapkan pasir khusus di kandang yaitu pasir zeolit. Pasir ini cukup membantu untuk mengurangi bau pada kandang. Biasanya dimanfaatkan kucing untuk buang air kecil dan besar. Jika sudah dipakai, sebaiknya pasir tersebut dibuang. Selain itu, setidaknya tiga kali dalam sehari pasir harus diganti untuk menjaga kebersihan kandang.
  • Perhatikan asupan makanan yang diberikan. Kamu bisa memberi makanan kemasan maupun memberikan olahan daging sendiri. Tapi pastikan daging tersebut sudah dimasak dan matang, lalu cacah kecil-kecil agar mudah dimakan.
  • Bersihkan area yang sulit dijangkau seperti bagian telinga menggunakan cotton bud. Lalu potong kukunya jika sudah panjang. Jangan lupa kebersihan bagian gusi dan mulut kucing ya! Kamu bisa menggunakan cotton bud juga untuk membersihkan area tersebut.
  • Minimal satu kali dalam seminggu, Persia harus dimandikan. Gunakan juga shampoo khusus untuk membersihkan badan kucing. Kalau sudah mandi, keringkan bulunya pakai handuk khusus. Kamu bisa menggunakan hairdryer tapi pastikan kecepatannya yang paling kecil saja. Kemudian sisir bulunya secara perlahan agar terangkat.
  • Jangan lupa untuk berikan vaksin. Kalau ini, kamu bisa membawa si kucing ke dokter hewan maupun profesional lainnya agar si kucing kesayangan mendapatkan vaksinasi. Vaksin tersebut sangat berguna untuk menjaga kekebalan bagi tubuh si kucing dari penyakit.

Itulah sederetan tips dalam merawat si kucing yang memerlukan kesabaran juga ketelatenan. Jadi, bagaimana? Apakah sudah siap memelihara kucing jenis Persia dalam waktu dekat? Sebetulnya perawatan tersebut berlaku juga untuk kucing lainnya. Sebab mereka juga memerlukan perawatan yang mendukung agar senantiasa sehat dan bulu-bulunya tidak rontok.

Makanan Kucing Persia

Makanan Kucing Persia Terbaik

Bagi Kamu pecinta kucing Persia, tentu harus mengetahui apa saja makanan kucing Persia terbaik dan bagus untuk dikonsumsi. Meski tidak berbeda jauh perawatannya seperti layaknya kucing biasa, akan tetapi kucing Persia membutuhkan beberapa jenis makanan yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari.

Tak jarang Kamu mendapati ada kucing liar yang memakan segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Akan tetapi, kucing Persia memang berbeda dalam makanannya. Apalagi bagi Kamu yang sudah merawatnya dari kecil, tentu perlu menyediakan jenis makanan yang benar-benar aman untuk dikonsumsi oleh kucing tersebut.

Sejumlah Makanan Kucing Persia yang Baik Dikonsumsi

Terdapat beberapa jenis makanan kucing Persiayang cocok dikonsumsi oleh kucing Persia sehari-hari, antara lain sebagai berikut.

  1. Keju
    Produk olahan susu ini rupanya bisa dijadikan sebagai makanan kucing jenis Persia. Bahkan, tidak sedikit kucing medium yang menyukai keju. Kandungan dalam keju, yaitu protein dan vitamin B2 yang baik untuk kucing. Namun, Kamu harus berhati-hati ketika memberikannya karena ada jenis kucing Persia yang tidak cocok memakan keju sehingga menyebabkan diare.
  2. Ikan
    Ikan menjadi salah satu makanan favorit kucing sejak usianya 2 bulan. Kandungan protein dan asam amino sangat baik bagi perkembangan kucing. Meski begitu, jangan memberi porsi makan ikan pada kucing secara berlebihan karena kebutuhan vitamin E tidak akan terpenuhi. Sebaiknya, berikan ikan dua kali dalam seminggu.
  3. Daging
    Daging adalah makanan favorit kucing yang bagus bagi tumbuh kembangnya.
  4. Makanan Kering dan Basah
    Kamu bisa membeli makanan kering dan basah di petshop dengan berbagai harga.
Baca juga:  3 Fakta Menarik Kucing Savannah: Ciri, Cara Merawat hingga Makanan

Makanan untuk Kucing Persia yang Membuat Bulu Bagus dan Indah

Makanan kucing Persia yang bagus untuk bulu tergantung dari kandungan nutrisi yang diperoleh dari makanannya. Sudah banyak makanan yang bagus untuk bulu kucing Persia dengan mudah dibeli di petshop. Kamu harus menemukan merek yang bagus dan tanyakan juga kepada ahlinya. Berikut sejumlah makanan yang bagus untuk bulu kucing Persia.

Pro Plan

Pro Plan adalah makanan kucing yang sudah dikenal memiliki kualitas dan harga yang lumayan. Makanan ini memiliki beberapa variasi tergantung dari masalah dan kebutuhan kucing Kamu. Bagi kucing yang memiliki bulu panjang maka akan cocok menggunakan Pro Plan Derma Plus. Kandungan makanan ini, antara lain vitamin B kompleks, vitamin E, zinc, omega 3 dan 6, dan fiber yang berguna untuk mencegah kerontokan bulu kucing.

Whiskas

Whiskas menjadi salah satu makanan kucing yang paling banyak digunakan karena mudah diperoleh. Kelebihan dari merek ini adalah kemasannya yang tersedia dalam berbagai ukuran. Bahkan, variasi jenis makanan ini juga tergolong lengkap ada yang kering dan basah. Sejumlah rasa yang bisa dipilih, antara lain tuna, mackerel, salmon, dan lain sebagainya. Selain berfungsi menjaga kesehatan bulu, Whiskas ini juga mampu meningkatkan keaktifan kucing.

Royal Canin

Makanan kucing Persiayang satu ini adalah Royal Canin yang cukup dikenal di wilayah Perancis. Makanan kucing yang satu ini dipercaya mampu menebalkan dan memanjangkan bulu kucing. Variasi makanan ini terbilang cukup lengkap, bergantung pada usia dan jenis kucing.

Tips Memberi Makan Kucing Persia

Memberi makan kucing Persia tentu tidak boleh sembarangan. Memberikan makan yang benar merupakan salah satu jenis perawatan kucing Persia yang harus benar-benar diperhatikan. Berikut sejumlah tips memberi makanan kucing Persia.

1. Mempersiapkan Kotak Makan

Menyiapkan kotak makan khusus kucing yang berukuran besar jauh lebih baik dibandingkan dengan memberikan tempat makan yang kecil.

2. Makanan Kering atau Basah

Biasanya hal ini bergantung pada awal pemberian makanan kepada kucing. Jika sejak awal sudah diberikan makanan kering maka lama-kelamaan kucing akan sangat menyukai makanan yang kering ketimbang yang basah. Ketika Kamu hendak memberikan makanan jenis kering atau basah, sebaiknya bedakan wadah makannya untuk menghindari mogok makan.

3. Peletakan Makanan

Letakkan makanan kucing di bagian tengah kotak makan agar mudah dijangkau oleh kucing. Jika diletakkan di bagian pinggir maka bisa jadi kucing akan kesulitan mengambilnya.

4. Sedikit Demi Sedikit

Berikan makanan kucing sedikit demi sedikit, jangan langsung banyak karena kucing mudah sekali lapar dan mudah sekali kenyang.

 5. Teratur

Pemberian makanan kucing harus dilakukan secara teratur, alias konsisten. Kamu harus membuat jadwal yang pasti untuk mengatur pemberian makan pada kucing.

6. Jangan Memaksa

Jangan memberikan makanan kucing Persia dengan cara memaksanya makan.

7. Pilih Makanan Beraroma

Ketika memilih makanan kucing, pilihlah jenis makanan yang memiliki aroma lezat. Selain itu, perhatikan perawatan makanan sehingga aromanya tetap kuat meski harus disimpan dalam waktu yang lama sebelum diberikan.

8. Pilih Jenis Makanan Sesuai Kondisi Kucing

Sesuaikan makanan kucing yang diberikan berdasarkan pada usia dan jenis kucing. Jangan beri yang tidak sesuai karena bisa menghambat tumbuh dan kembang kucing menjadi tidak maksimal.

Berapa kali kucing Persia makan? Berdasarkan informasi dari dokter hewan, baik makanan kucing Persiamaupun jenis lainnya bisa diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari. Layaknya manusia, jadwal makan kucing berkisar selama pagi, siang, dan malam.

Khusus di pagi hari, kucing diberikan makanan berat. Siang harinya, kucing diberikan makanan ringan, dan malam harinya porsinya disamakan dengan waktu pagi hari. Pola makanan yang demikian sangat bagus bagi tumbuh-kembang kucing. Apabila memang Kamu ingin kucing Persia Kamu jadi gemuk tapi sehat, maka tambahkanlah susu yang bagus dikonsumsi oleh kucing.

Tips Memberi Makan Kucing yang Sedang Sakit

Ketika dalam kondisi sedang sakit maka kucing cenderung tidak berselera makan seperti hari-hari sebelumnya sehingga Kamu harus pandai-pandai memberinya makan. Berikut beberapa tips memberikan makanan kucing Persiayang sedang sakit.

1. Beri Makanan Basah dengan Tekstur Lembut

Pancing nafsu makan kucing dengan memberikannya makanan basah,  namun bertekstur lembut. Hal ini disebabkan makanan basah cenderung mengeluarkan aroma yang lebih tajam dibandingkan dengan makanan kering sehingga jauh lebih menarik nafsu makan kucing.

2. Suapi Kucing dengan Tangan

Bantulah kucing dengan menyuapi makanan menggunakan tangan.  Caranya, padatkan makanan basah menjadi bola-bola kecil.  Posisikan kucing telentang agar mudah disuapi. Gunakan jari telunjuk dan jempol untuk menyuapinya,  setelah itu suapi dengan perlahan. Ketika makanan sudah berhasil masuk, tutuplah rahang kucing dan menahannya beberapa saat agar makanan yang sudah masuk tidak dimuntahkan kembali.

3. Gunakan Spuit

Jika kedua cara di atas belum berhasil maka gunakan spuit untuk memberikan makanan pada kucing yang sedang sakit. Kamu bisa membelinya langsung di apotek terdekat. Ketika Kamu memutuskan menggunakan alat ini maka makanan yang diberikan haruslah basah dan lembut.

4. Beri Makanan Cair Bernutrisi

Selain makanan kucing di atas, Kamu bisa memberikan makanan cair yang kaya akan nutrisi untuk mempercepat pemulihannya.

Harga Kucing Persia

Daftar Harga Kucing Persia Terupdate

Lalu, berapa ya kira-kira harga kucing Persia anakan dengan kucing anggora? Apakah sama ataukah selisih jauh? Biasanya untuk harganya tidak sama dan tergantung dari umur si kucing itu sendiri. Rata-rata untuk anakan ada yang di ratusan ribu bahkan ada yang jutaan ribu rupiah. Harga kucing Persia beda-beda bisa dikarenakan jenis, umur dan juga dari pihak penjualnya sendiri. Misalkan Persia Peaknose yang punya harga lebih mahal dari jenis lainnya dengan bandrol jutaan rupiah.

JenisHarga
Harga Persia Medium AnakanRp. 250.000
Harga Persia Damaskus MediumRp. 2.400.000
Harga Kucing Persia Medium CalicoRp. 1.200.000
Harga Persia Betina Medium Sedang HamilRp. 1.100.000
Harga Jual Sepasang Kucing Exotic Shorthair (j) dan Persia medium (b)Rp. 4.000.000
Harga Persia Medium Short Hair Kitten JantanRp. 850.000
Harga Kucing Persia MediumRp. 750.000
Harga Kitten Persia MediumRp. 400.000
Harga Anak Persia Medium BetinaRp. 400.000
Harga Anak Persia Medium JantanRp. 400.000

Faktor yang Mempengaruhi Harga Kucing Persia

Ada 4 faktor yang bisa mempengaruhi harga kucing persia. Lebih lengkapnya kamu bisa lihat dibawah ini:

Kesehatan Kucing

Faktor yang paling utama mempengaruhi harga kucing persia adalah dari segi kesehatannya. Harga kucing pastinya akan turun jika terdapat gangguan pada kesehatannya.

Umur Kucing

Faktor selanjutnya adalah umur kucing itu sendiri. Harga indukan pasti akan lebih mahal jika dibandingkan dengan kucing anakan dikarenakan belum vaksin dan biaya perawatannya pun akan jauh lebih murah.

Vaksinasi

Faktor yang ketiga ini adalah pada masa vaksin kucing persia. Sangat penting karena hal ini dapat menentukan tingkat kesehatan si kucing.

Ras atau Jenis Keturunan

Yang membuat harga kucing itu tinggi memang dari ras jenis keturunannya. Kucing ini juga termasuk ke dalam golongan salah satu yang mempunyai harga tinggi juga.

Perawatan Kucing Persia

Tanya Jawab Seputar Kucing Persia

Jenis Kucing Persia apa saja?

Ada 4 jenis, yang pertama adalah kucing persia himalaya, yang kedua kucing persia peaknose, yang ketiga kucing persia flatnose dan yang terakhir kucing persia medium.

Berapa harga kucing persia?

Harga dari kucing persia ini bervasiari. dimulai dari Rp. 250.000 hingga Rp. 4.000.000 tergantung dari jenis, kesehatan dan juga umurnya. Untuk informasi lebih lengkap kamu bisa klik disini Daftar Kucing Persia Terupdate.

Mengapa jenis kucing persia banyak dipelihara?

Kucing persia sudah menjadi salah satu jenis kucing yang sangat tinggi peminatnya dikarenakan kucing ini mempunyai karakter yang sangat lucu dan menggemaskan. Kucing ini mempunyai bulu yang panjang dan juga lebat serta memiliki wajah dengan bentuk bulat. Selain itu juga kucing persia mempunyai hidung yang pesek.

Apakah kucing persia boleh makan ikan?

Tentu saja boleh. Selain ikan, kucing persia juga sangat menyukai daging, keju, makanan kering dan basah. Ikan sangat baik untuk menambah gizinya dan juga memang merupakan makanan favorit kucing persia.

Berapa harga makanan kucing persia?

Dilihat dari jenis makanan kesukaannya ada 3, yaitu proplan, royal canin dan juga whiskas. Harga makanan kucing persia dimulai dari Rp. 15.000 hinggi Rp. 2.000.000 tergantung dari merk, berat, dan tipe kucing.

Makanan apa saja yang tidak boleh dimakan kucing?

Ada 10 macam makanan yang tidak boleh dimakan oleh kucing. Yaitu susu sapi, makanan mengandung bawang, cokelat, telur mentah, hati, daging dan ikan mentah, anggur dan kismis, adonan, tomat, dan yang terakhir adalah jamur.

Penutup

Demikian pembahasan tentang 4 Macam Kucing Persia yang Wajib Diketahui. Semoga dapat membantu kamu dalam mengumpulkan informasi sebelum memelihara kucing ini. Terima kasih.