Mengenal Kucing Siam, Ras Asli Dari Negara Thailand

Diposting pada 11 views

Tahukah kamu kalau kucing Siam merupakan salah satu varian binatang peliharaan yang diburu oleh sebagian besar. Seperti namanya, kucing ini asalnya dari negara Siam yang sekarang adalah Thailand dan di negara tersebut kucing jenis Siam mudah ditemui. Sebetulnya, kucing ini termasuk satu dari ras kucing pertama yang diakui sebagai kucing jenis oriental.

Kucing Siam
Jenis Kucing Siamese

Sekilas mungkin akan terlihat seperti kucing kampung, tapi sebenarnya beda jauh. Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengenali dari ciri-cirinya. Bahkan kucing Siam Indonesia itu pun punya beberapa jenis. Masing-masing memiliki ciri khas yang unik dan pastinya wajib kamu ketahui sebelum memutuskan untuk memilih kucing yang mana.

Macam-Macam Kucing Siam Dan Ciri-Cirinya

Seperti jenis kucing pada umumnya, kucing Siamese atau Siam memiliki beberapa varian yang dibedakan dari karakteristik badannya, seperti:

Traditional Siamese Cat

Siam tradisional ini memiliki bentuk tubuh yang paling besar di antara jenis Siam lainnya. Bagian wajah lebar dengan pipi besar namun terlihat seperti kempot. Hidungnya mancung dengan ukuran tidak terlalu besar maupun kecil. Kemudian untuk warna bulunya terdiri dari cokelat gelap yang berpadu dengan putih pucat.

Classic Siamese Cat

Ketika melihat Siam jenis klasik ini mungkin agak mirip dengan Siam Tradisional. Namun, ukuran badannya lebih kecil dengan bentuk wajah segitiga tirus dan tentunya pipinya kecil. Jenis Siam ini termasuk sulit dipelihara sebab harapan hidupnya cukup rendah dan maksimal hanya bertahan sampai umur 5 tahun saja. Karena itulah, kucing ini lumayan sulit dipelihara dan kurang disukai.

Modern Siamese Cat

Merupakan tipe Siam dengan bentuk tubuh paling ramping di antara yang lainnya. Sebagian besar tubuhnya pun berwarna putih lalu bagian wajah berwarna cokelat muda. Badannya yang ramping itu diimbangi dengan wajah yang cukup tirus dan beratnya hanya berkisar 5-7 kg saja. Uniknya Siam modern ini adalah satu-satunya Siam yang telah direkayasa secara genetik. Sebab kucing ini merupakan hasil dari persilangan Siam tradisional dengan klasik.

Dari ketiga jenis Siam di atas tampak jelas ada perbedaannya bukan? Meski berbeda-beda, kucing ini umumnya punya makanan yang sama. Makanannya tersebut mungkin juga disukai jenis kucing ras lainnya.

Jenis Makanan Yang Bagus Untuk Kucing Siam

Kucing ras Siam memiliki makanan favorit tersendiri. Selain itu, makanan yang sehat dan bernutrisi sangat bagus untuk kesehatan si kucing. Karena itu, tidak bisa sembarangan asal kasih makan saja tapi juga harus diperhatikan. Seperti berikut ini ada beberapa jenis makanan kesukaan kucing Siam yang dapat diberikan secara seimbang, antara lain:

Makanan kering

Sewaktu kucing masih kecil, mereka sangat memerlukan pakan yang tinggi lemak juga protein untuk meningkatkan pertumbuhan. Jenis pakan kering tersebut sebaiknya punya kandungan vitamin dan kalsium. Kemudian ketika sudah dewasa, Siam juga butuh nutrisi seimbang yang setidaknya terdiri dari lemak 40%, protein 25% serta lainnya seperti vitamin, omega 3 dan 6, serat juga lainnya. Tapi kalau umur kucing sudah terbilang tua tidak perlu yang tinggi lemak maupun protein. Sebab kucing tersebut tak lagi beraktivitas banyak. Kamu bisa juga pilih pakan yang sudah dikebiri untuk mencegah kegemukan.

Makanan basah

Selain makanan kering, ada juga basah yang umumnya dikemas dalam kaleng atau wadah kedap udara. Setelah dibuka, bisa diberikan langsung ke kucing. Kalau masih sisa, kamu bisa menyimpannya di lemari es. Sangat disarankan jenis makanan basah ini memiliki kandungan protein minimal 35%, karbohidrat tidak boleh lebih dari 5% dan lemak di antara 15%-25% saja. Selebihnya kamu bisa memperhatikan kandungan omega 3 dan 6, fosfor, asam lemak, kalsium, besi, magnesium dan kalium. Namun, pemberian pakan basah ini sebaiknya tidak terlalu sering sebab dapat menjadikan bau mulut, plak dan kotoran lembut juga berbau pada kucing tersebut.

Selain memberikan pakan, jangan lupa untuk menyediakan air bersih pada wadah tersendiri. Minuman sebaiknya dipisah dari wadah makanan agar tidak bercampur dan kotor sana sini. Sama seperti wadah pakan, tempat minum juga yang tidak begitu cekung. Karena lidah kucing cukup pendek, jadi lebih cocok dan nyaman menggunakan wadah sedikit cekung saja.

Jadi bagaimana sekarang, apakah kamu mulai akan membeli Siam dalam waktu dekat? Kucing ini terbilang cukup jarang ditemui. Meski begitu, kucing ini telah disilangkan dengan jenis kucing lainnya sehingga menghasilkan peranakan yang berbeda. Misalnya saja persilangan kucing Persia dengan Siam yang menghasilkan Persia Himalaya. Lalu, apakah ada perbedaan di antara kucing Himalaya dengan Siam?

Perbedaan Kucing Siam Dan Himalaya

Meskipun berasal dari keturunan ras Siam dan Persia, rupanya kucing Himalaya berbeda jauh dengan induknya yakni kucing Siamese atau Siam. Apa sajakah perbedaan kedua kucing tersebut? Simak berikut:

  • Kucing Himalaya punya bentuk kepala yang besar dan badannya juga demikian sedangkan Siam kepalanya kecil begitu juga dengan ukuran badannya yang tampak ramping.
  • Bulu kucing Himalaya sangat tebal, panjang dan lebat tapi kalau Siam bulunya pendek dan tidak lebat. Bahkan sampai bulu di bagian ekor pun tebal.
  • Bentuk hidung Himalaya pesek dan pipinya tembam tapi kalau Siam memiliki hidung yang mancung dan pipi yang tirus.
  • Ukuran kaki pendek dengan telapak kaki lebar namun kuat dimiliki oleh kucing Himalaya, sedangkan Siam kakinya panjang.
  • Sekalipun kucing Himalaya adalah keturunan Siam, tapi warna bulu yang dimiliki tidak hanya putih dan cokelat saja. Ada warna yang lainnya seperti krem, keabuan, kemerahan, keunguan dan masih banyak lagi warna lainnya.
  • Sifat kucing Himalaya umumnya aktif suka melompat, sedangkan Siam tidak.
  • Dari segi perawatan, kucing Himalaya harus lebih ekstra karena bulunya tebal. Jadi harus hati-hati dan sering-sering dimandikan. Untuk Siam karena bulunya pendek jadi perawatannya cenderung lebih mudah.

Sedikitnya itulah perbedaan yang dimiliki oleh kucing Himalaya dengan Siam. Satu keturunan tapi ada beda. Lalu, apakah persamaan dari keduanya ya? Sama-sama punya mata berwarna biru. Lalau, manakah yang paling menarik untuk kamu pelihara? Kucing Himalaya ataukah Siam? Baik itu kucing jenis Siam ataupun Himalaya sama-sama bisa dipelihara dengan mudah di rumah. Hanya saja, Siam masih terbilang sulit ditemui atau termasuk langka. Sedangkan kucing Himalaya dominan lebih banyak.

Di samping itu, dari segi harganya kucing Himalaya maupun Siam dibandrol relatif mahal meski masih anakan. Untuk umur 3 bulanan setidaknya kamu harus menyediakan dana minimal 500 ribu rupiah. Kemudian untuk usia dewasa, harga kucing tersebut akan semakin mahal dan menembus nominal jutaan ribu rupiah.

Rata-rata dari ketiga jenis kucing Siam punya penawaran yang berbeda. Dimana harga Siam Modern jauh lebih mahal jika dibandingkan Siam lainnya baik itu untuk umur anakan maupun dewasa. Kamu bisa mempersiapkan budget sekitar 500 ribu sampai satu jutaan sudah bisa membeli Siam yang anakan.