Kucing Ocicat: Sejarah, Ciri Khas dan Cara Merawat Kucing ini

 
Bagikan artikel ini

Kucing ocicat, dapat menjadi alternatif untuk kamu yang ingin melakukan terapi terhadap rasa takut yang berlebih setiap kali melihat seekor macan di kebun binatang. Sebenarnya, antara kucing dengan macan, yang membedakan hanyalah penampilan luarnya saja. Kucing bertubuh besar dikenal sebagai hewan buas yang mampu memangsa manusia, sedangkan kucing bertubuh kecil dianggap layaknya hewan lemah yang membutuhkan perlindungan dari sosok manusia.

Kucing ocicat

Sejarah Ditemukannya Ras Kucing Ocicat

Kucing ini mulai diketahui keberadaannya sejak tahun 1964 di sebuah kota Michigan yang berada di negara Amerika Serikat. Kehadirannya, menjadi salah satu bukti keberhasilan para peneliti disana untuk mengembangkan ras kucing dengan cara melakukan perkawinan silang. Alhasil, dari pengembangan teknologi genetika tersebut, diperoleh ras kucing ocicat dimana induknya berasal dari ras siam dan ras abisinia.

Tidak sampai di situ saja, hasil anak kucing yang dilahirkan dari kedua ras tersebut, dikawinkan kembali dengan ras lainnya yang ber asal dari ras American shorthair. Perlakuan ini, dilakukan supaya mendapatkan anakan yang hanya memiliki tampilan bulu seperti halnya macan tutul yang terdapat bintik-bintik di bagian tubuhnya. Selain itu, sifat dari kucing ocicat mewakili penggambaran kucing liar yang mampu hidup di alam bebas tanpa bantuan dari manusia.

Sifatnya yang mandiri, tidak membuat dirinya sulit untuk dijinakkan atau didekati oleh manusia. Kamu yang ingin mengadopsi atau memeliharanya sejak bayi, dapat dengan mudah membiasakan kucing peliharaan ocicat mengenal lingkungan yang ada di sekitar tempat dia tinggal. Sama halnya dengan asal usul pemberian nama ras kucing satu ini, bermula dari seorang anak gadis yang bernama Daly, menamai kucing hasil penelitian tersebut dengan ocicat karena mengingatkan dirinya akan hewan ocelot atau lebih sering dikenal sebagai macan tutul.

Baca juga:  Kucing Maine Coon: Mengenal Kucing Raksasa yang Anggun

Tonga, adalah julukan dari kucing ras ocicat yang pertama kali lahir, kemudian sengaja dilakukan netralisasi dan dijual ke pasaran sebagai hewan peliharaan. Hingga suatu hari, reporter dari sebuah majalah Detroit mempublikasikan ke masyarakat terkait kucing imut yang seluruh tubuhnya diselubungi dengan bintik atau totol yang tidak dapat ditemukan di ras kucing lainnya. Karena hal tersebut, rasa penasaran Dr. Clyde Keeler semakin meningkat terhadap ras kucing domestik asal negara Amerika Serikat ini.

Riset yang dilakukan oleh dirinya, membuahkan hasil yang positif, dimana keturunan jenis kucing ocicat mampu bertahan hingga saat ini. Bahkan, apa yang telah dikerjakan oleh beliau mendapatkan pengakuan dari lembaga CFA yang merupakan sebuah lembaga kucing ternama di kisaran tahun 1966. Setelah melalui perjalanan yang sangat panjang hingga 20 tahun lamanya, barulah pada bulan Mei di tahun 1987, ocicat mulai diperlombakan untuk diperkenalkan ke berbagai negara di seluruh dunia.

Meskipun tampak liar jika dilihat dari penampilan luarnya, ocicat memiliki sifat yang sangat penurut kepada pemiliknya. Dia juga mudah merasa nyaman berada di sekitar orang-orang yang sudah dikenal olehnya. Walaupun tidak terlalu manja, ocicat termasuk ke dalam tipe kucing yang patuh dan penyayang terhadap hewan lain maupun orang-orang yang tinggal serumah dengan dirinya.

Ocicat ini tergolong kucing yang sangat aktif dan senang akan tantangan. Contohnya, dia akan sering melompat dari ketinggian tinggi untuk melewati sebuah rintangan. Rintangan yang dimaksud, contohnya pagar besi tinggi atau balok yang sengaja dipasang untuk alat bermainnya.

Kucing ocicat

Cara Perawatan Ocicat yang Perlu Kamu Ketahui!

Memasuki usia satu tahun lebih, kucing kamu sebaiknya diberi makanan sebanyak 3 kali sehari, sambil diselingi dengan makanan pendamping. Jangan biarkan dirinya menyantap makanan kering setiap pagi, siang dan sore hari. Saat pagi hari, sebaiknya berikan makanan kering yang dicampur bersamaan makanan basah supaya mudah dicerna di dalam tubuhnya.

Baca juga:  Sifat dan Karakter Kucing Scottish Fold

Di siang hari, kamu bisa memberikan  makanan kucing kering ke dalam satu porsi makanannya secara penuh. Tapi, alangkah baiknya jika seperempat dari porsi makanannya tersebut berupa makanan yang bersifat basah. Sore hari, karena sudah menjelang ke malam, tubuh membutuhkan banyak serat sehingga makanan dapat diproses dengan lancar di dalam sistem pencernaan.

Biasanya, kucing akan mudah mengantuk setelah makan sehingga, jika diberikan makanan kering, akan sulit terproses yang mengakibatkan timbulnya penumpukan lemak atau gangguan pencernaan lainnya. Parahnya lagi, jika dibiarkan akan merugikan kesehatan dari kucing itu sendiri. Bersihkan pula litter box supaya kebersihan tubuhnya tetap dapat terjaga dengan baik karena tidak ada kotoran yang menumpuk di dalam wadah.

Ganti isi litter setiap satu bulan sekali atau lebih baik lagi jika dilakukan setiap 2 minggu sekali. Kamu bisa menggunakan sarung tangan ketika hendak membuang kotoran kucing, meskipun tidak dipegang secara langsung melainkan menggunakan sekop bersaring. Bila ada litter yang terlihat menggumpal, sebaiknya segera dibuang supaya tidak bercampur dengan isi wadah yang masih tampak bagus.

Perlakuan seperti itu, dapat membuat kucing kamu merasa nyaman tinggal di rumah. Selain kesehatannya terjamin, kucing ocicat milik kamu akan semakin patuh karena dirinya sadar bahwa pemiliknya sangat menyayangi peliharaannya. Jangan lupa juga untuk membawa kucing peliharaan ke dokter hewan agar diberikan suntikan vaksin secara rutin dalam kurun waktu 6 bulan sekali atau kurang dari 6 bulan, disesuaikan dengan kebutuhan.

Itulah pembahasan kali ini mengenai kucing ocicat yang memiliki rupa seperti macan tutul. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di pembahasan berikutnya. See ya!