Kucing Pixie-Bob: Ciri, Karakter, dan Cara Merawatnya

 
Bagikan artikel ini

Kucing Pixie-Bob: Ciri, karakter, dan cara merawatnya. Banyak jenis kucing yang hidup di dunia ini. Salah satunya ialah Pixie-Bob. Kucing ini menarik karena sejarah kelahiran hingga ciri fisik dan kepribadiannya yang saling bertolak belakang. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut tentang jenis kucing ini.

Pixie-bob
Kucing pixie-bob

Ciri dan Karakter Kucing Pixie-Bob

Pixie-bob merupakan salah satu jenis dari sedikit kucing polidaktil yang ada. Kucing ini disebut polidaktil karena memiliki jari yang banyak berbeda dengan kucing umumnya. Biasanya jarinya berjumlah 22 bahkan lebih, yakni enam jari di tiap kaki bagian depan dan lima jari di tiap kaki bagian belakang. Hal tersebut menjadi keunikan tersendiri bagi jenis kucing ini. Selain unik, kondisi kaki itu juga memberikan keseimbangan dan kekuatan yang baik baginya untuk memanjat dan memburu mangsanya.

Badan yang dimiliki kucing ini juga terlihat besar, kokoh, dan berotot sehingga membuatnya terlihat gempal. Umumnya, berat yang dimiliki betina 3-5 kg, sedangkan jantan beratnya antara 5 hingga 11 kg. Ciri khas lain dari kucing ini ialah masa pertumbuhannya yang lebih lama dibandingkan kucing biasanya, yakni membutuhkan waktu selama 4 tahun. Sementara kata ‘bob’ yang terlekat pada namanya tidak benar-benar menunjukkan bahwa kucing ini memiliki ekor yang pendek. Sebab, rata-rata panjang ekornya bisa mencapai 2-4 cm bahkan lebih.

Jika dilihat dari rupanya, kucing ini sekilas mirip dengan kucing liar yang memiliki tampang sangar. Rupa tersebut diperoleh dari sejarah kelahirannya yang merupakan persilangan alami antara kucing hutan dengan kucing domestik. Penemunya, yakni Carol Ann Brewer, mengisahkan bahwa seekor kucing hutan liar mengawini seekor kucing domestik hingga akhirnya terlahir anak kucing yang ia pelihara dan diberi nama Pixiebob. Persilangan ini juga menyebabkan kucing peranakan keduanya memiliki bulu yang panjang dan pendek.

Baca juga:  Kucing Ocicat: Sejarah, Ciri Khas dan Cara Merawat Kucing ini

Adapun bulu yang dimiliki kucing ini lembut dengan pola bintik dan belang yang khas. Bulunya juga terasa padat dan tebal ketika dibelai. Rupa sangarnya terlihat pada bentuk wajahnya yang lebar dan didukung oleh kucing yang meruncing tajam ke atas. biasanya warna matanya cokelat keemasan atau hijau gooseberry yang cantik.Berbagai kekhasan fisiknya tersebut membuat Carol berkeinginan mengembangkan keturunan kucing ini. Ia pun mendaftarkan Pixie-bob ke CFA, TICA, dan ACFA.

Meskipun penampilannya terlihat sangar bak kucing hutan liar, sifat yang dimilikinya justru sangat penuh kasih sayang. Kucing ini akan senang menempel dengan pemiliknya. Mereka akan terus mengambil kesempatan untuk mengikuti gerak-gerik pemiliknya saat di rumah. Selain itu, mereka juga akan senang bermanja dengan pemiliknya. Makanya, kucing ini akan sangat cocok bagi kamu yang senang menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan.

Kucing ini juga dikenal sangat cerdas, aktif, ramah, pandai bersosialisasi, tetapi tidak sering mengeong. Kecerdasannya memungkinkan kamu untuk melatihnya agar memahami perintah ataupun berbagai trik sederhana lainnya. Hal ini membuat mereka lebih mudah juga untuk diatur dan diajak bermain. Keaktifannya ditunjukkan dengan perilakunya yang terus ingin berdekatan dengan pemiliknya dan gemar bergerak. Tak hanya dengan pemiliknya, mereka juga dengan mudah dekat dengan orang lain.

Meskipun aktif, mereka termasuk kucing yang tenang dan tidak berisik. Namun, jangan terkejut bila mereka tiba-tiba mengeong tanpa henti karena kamu lupa memberinya makan atau mereka sedang merasa bosan saja sehingga cari perhatian. Sementara bagi kamu yang memiliki hewan peliharaan lain, misal anjing, di rumah jangan khawatir karena kucing ini pandai bersosialisasi dan dapat bermain bersama mereka.

Pixie-bob
Kucing pixie-bob

Cara Merawat Kucing Pixie-Bob

Sebagai pemilik hewan peliharaan, merawatnya merupakan salah satu hal wajib dilakukan. Merawat kucing jenis ini sebenarnya cukup mudah karena karakternya yang tenang sehingga tidak akan memberontak. Dalam hal perawatan memandikannya, kamu tidak perlu melakukannya dengan sering sebab hal itu justru akan menimbulkan masalah penyakit baginya.

Baca juga:  Kucing Manx: Intip Sejumlah Hal Menarik Kucing Ini

Sementara untuk bulu lebatnya cukup disisir atau disikat dengan rutin. Sikat yang digunakan haruslah sikat yang lembut khusus hewan kucing. Hal ini dilakukan setidaknya dua kali dalam seminggu. Dengan perawatan rutin, bulu mereka akan terhindar dari kusut dan bulu mati pun akan terbuang.

Selain bagian yang terlihat langsung oleh mata, kamu juga harus menjaga kebersihan telinga dan mulutnya. Jangan malas untuk membersihkan telinganya secara rutin. Hal ini dilakukan demi menghindarkan mereka dari masalah infeksi telinga atau serangan parasit, seperti kutu telinga, karena kotoran yang tertumpuk. Kemudian kebersihan bagian mulut, yakni gusi dan giginya, juga harus dijaga dengan rajin menggosoknya. Hal ini perlu dilakukan agar mereka tidak terkena masalah sariawan atau penyakit mulut lainnya. Namun, kegiatan ini harus dilakukan dengan menggunakan sikat gigi dan pasta gigi khusus kucing ya!

Dengan melakukan perawatan yang tepat, harapan hidup bagi kucing ini pun akan semakin lama. Adapun harapan hidup mereka ialah antara 12 sampai dengan 16 tahun. Makanya, jika ingin berlama-lama bersama mereka kamu harus merawatnya dengan baik. Sementara bagi kamu yang baru tertarik untuk mengadopsi Pixie-bob maka harus menyediakan dana sekitar 8 juta hingga 21 juta rupiah bergantung usia dan kualitas kucing yang kamu adopsi.