Mengintip Cara Tepat Budidaya Telur Ikan Cupang Hingga Menetas

Diposting pada

Telur ikan cupang – Tren ikan cupang kembali digandrungi oleh masyarakat belakangan ini. Apalagi sekarang cupang yang ada di pasaran memiliki warna yang semakin beragam dengan keunikannya masing masing. Bagi anda yang tertarik untuk memiliki jenis ikan satu ini, berikut cara tepat dalam budidaya telur ikan cupang yang wajib untuk diketahui.

Telur ikan cupang

Mengawinkan Ikan Cupang

Apabila ingin membudidayakan telur dari ikan cupang, tentu saja anda harus mulai dengan mengawinkan cupang jantan dan betina terlebih dahulu. Caranya terbilang sangat mudah, cukup di dalam satu akuarium anda bisa mulai menjadi breeder ikan cupang. Meski mudah, anda juga harus mengetahui karakteristik dari ikan cupang yang siap berkembangbiak.

Dimana cupang yang sudah siap kawin akan menunjukkan tingkah laku tertentu, yaitu membuat sarang gelembung pada permukaan air yang biasanya dilakukan oleh pejantan. Nantinya sarang gelembung ini akan menjadi tempat untuk meletakkan telur hingga menetas. Jadi anda bisa menyatukan cupang betina ke dalam akuarium setelah gelembung tersebut selesai dibuat.

Tanda Pemijahan Berhasil

Terdapat beberapa tanda yang bisa anda lihat, apabila pemijahan berhasil dan membuahkan telur ikan cupang. Dimana saat cupang telah siap kawin, maka cupang jantan selanjutnya akan membalik cupang betina kemudian menyelimutinya guna membuahi telur. Jika proses ini berhasil, maka cupang betina nantinya akan melepaskan telur dan terlihat lemas.

Perkawinan tersebut bisa berlangsung beberapa kali dalam hitungan menit atau bahkan jam, untuk menjamin keseluruhan telur sudah berhasil dibuahi. Jika perkawinan selesai, cupang betina akan minim bergerak dengan badan terbaik seperti mati karena lemas. Sehingga cupang jantan akan berenang naik turun untuk memindahkan telur ke dalam sarang gelembung.

Baca juga:  Mengenal Lebih Jauh Ikan Cupang Marble Yang Kian Hari Makin Dicari

Jika semua telur sudah dipindahkan oleh cupang jantan menggunakan mulutnya, dan anda melihat cupang betina sudah bugar kembali, maka segera pindahkan ikan tersebut. Pasalnya cupang betina memiliki kecenderungan akan memakan telurnya, kemudian agresi kembali terhadap cupang jantan.

Gelembung Sarang yang Berisi Telur

Telur ikan cupang

Ciri ciri dari sarang gelembung yang sudah berisikan telur ikan cupang yaitu terdapat bintik bintik kecil seperti butiran garam berwarna putih, yang ada di dalam gelembung tersebut. Jika ikan cupang belum bertelur dan belum dipindahkan, maka sarang akan terlihat seperti gelembung biasa yang tampak kosong dan jernih.

Jika gelembung sudah terisi, seperti yang telah disebutkan, anda harus segera memindahkan cupang betina dan biarkan indukan jantan untuk merawat telur terlebih dahulu. Memang di habitat aslinya, cupang jantan yang umumnya bertindak dan memegang peranan penting dalam menjaga telur hingga nantinya anakan cupang menetas.

Apalagi ada kemungkinan bahwa gelembung akan pecah setelah beberapa hari, dan membuat telur jatuh ke dasar. Pada kondisi inilah, cupang jantan akan bertugas untuk membuat gelembung baru dan memindahkan telur kembali ke dalam gelembung. Oleh karena itu, biarkan indukan jantan tetap berada bersama telur selama beberapa hari.

Setelah itu 3 hari masa perkawinan, biasanya telur ikan cupang akan menetas namun masih belum memerlukan makan. Dimana mereka akan menggantung vertikal di sarang gelembung yang dibuat cupang jantan. Jika anakan cupang ini sudah bisa berenang, maka anda bisa memisahkan indukan jantan dan memberikan pakan berupa jentik nyamuk pada anakan cupang.

Itulah sekilas informasi terkait cara membudidayakan telur dari ikan cupang. Jadi setidaknya anda membutuhkan tiga buah akuarium sebagai wadah memulai budidaya. Satu akuarium untuk cupang betina, satu akuarium untuk cupang jantan, dan satu lagi sebagai tempat pemijahan maupun wadah telur ikan cupang.